RADAR BOGOR — Langit malam di Stadion Pakansari dipenuhi cahaya obor yang berkelap-kelip, di tengah riuh takbir dan tabuhan bedug, ribuan warga larut dalam suasana penuh suka cita menyambut Hari Raya Idulfitri, Jumat, 20 Maret 2026.
Di antara keramaian itu, Wiwi (35), warga Cibubur, menjadi salah satu yang sengaja datang jauh-jauh demi merasakan euforia malam takbiran di Stadion Pakansari. Baginya, malam itu bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengalaman baru yang ingin ia nikmati bersama keluarga.
"Memang sengaja ke sini, emang nyari tempat yang rame, terus kebetulan ngeliat dari IG-nya kabupaten bogor oh ada acara, jadi kita ke sini," ujar Wiwi antusias saat ditemui Radar Bogor, Jumat, 20 Maret 2026.
Tak sendiri, Wiwi datang bersama orang-orang terdekatnya yakni suami, anak, bahkan tetangganya ikut dalam rombongan kecil yang larut dalam lautan manusia di kawasan Stadion Pakansari.
Malam itu menjadi pengalaman pertamanya mengikuti pawai obor dan featival bedug. Gema takbir yang bersahutan, serta kerumunan warga yang tumpah ruah, semuanya menyatu menjadi kesan yang sulit dilupakan.
“Seru, seru banget, baru pertama kali,” katanya singkat.
Baginya, acara seperti ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang kebersamaan yang mempertemukan banyak orang tanpa sekat, ia bahkan berharap kegiatan serupa bisa terus diadakan di tahun-tahun berikutnya dengan kemasan yang lebih meriah.
"Kalau bisa ada terus dan lebih meriah lagi acaranya, tadi kan cuma pawai obor muter satu kali," ucapnya.
Satu momen yang paling membekas bagi Wiwi adalah ketika rombongan peserta tiba di titik akhir dan disambut langsung oleh Bupati Bogor. Ia tak menyangka bisa berada sedekat itu dengan sosok pemimpin daerahnya.
"Pas ke sini langsung disambut pak bupati terus salaman," tuturnya kegirangan.
Meski hanya sesaat, pertemuan itu meninggalkan kesan tersendiri, ada rasa gugup yang tak bisa disembunyikan.
“Sedikit nervous ya, deg-degan,” tambahnya sambil tertawa kecil.
Di tengah gemerlap malam takbiran, cerita Wiwi menjadi potret sederhana tentang bagaimana sebuah perayaan bisa menghadirkan kebahagiaan. Bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi karena momen kebersamaan yang tercipta antara keluarga, warga, dan bahkan dengan pemimpinnya sendiri. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati