RADAR BOGOR – Lonjakan wisatawan memadati jalur Puncak Dua. Banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengalami kendala saat melintasi Tanjakan 2000 di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu, 25 Maret 2026.
Tanjakan dengan kemiringan mencapai 45 derajat dan panjang sekitar 100 meter tersebut membuat banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak kuat menanjak.
Akibatnya, tak sedikit kendaraan yang mogok hingga mengalami kecelakaan, terutama sepeda motor dan mobil bertransmisi otomatis.
Relawan tanjakan 2000, Iip (23), mengungkapkan bahwa insiden di tanjakan tersebut sudah menjadi hal yang sering terjadi, khususnya saat musim liburan. Bahkan, tidak sedikit kendaraan yang sampai terguling.
“Yang luka-luka sudah bukan hal aneh di sini. Tanjakannya memang tidak terlalu panjang, tapi banyak kendaraan yang tidak kuat, terutama motor matic dan mobil matic, hampir setiap hari ada saja yang mogok,” ujarnya kepada Radar Bogor.
Ia menjelaskan telah menjadi relawan di Tanjakan 2000 sejak 2019. Selain membantu pengendara yang kesulitan, kegiatan tersebut juga menjadi sumber penghasilan baginya.
“Banyak juga yang kami bantu dorong saat mogok di tanjakan kalau ada yang ngasih, alhamdulillah diterima, tidak juga tidak apa-apa, seikhlasnya saja,” ungkapnya.
Menurutnya, volume kendaraan meningkat signifikan sejak H+1 Lebaran, banyak wisatawan yang melintasi jalur tersebut untuk menuju kawasan wisata di Puncak Dua.
“Di sini juga sudah dipasang CCTV oleh Polres Bogor dari sebelum tahun baru 2025,” tandasnya.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi para pengendara agar lebih berhati-hati serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur dengan medan ekstrem seperti Tanjakan 2000. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati