Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dua Bocah di Cilendek Kota Bogor Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Begini Kronologisnya

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 18 November 2025 | 11:38 WIB
Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi pelecehan

RADAR BOGOR - Dua bocah di Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor diduga jadi korban rudapaksa. Terduga pelaku disebut-sebut sudah berusia 70 tahun.

Kedua korban rudapaksa masih berusia anak-anak. Satu baru menginjak usia lima tahun, sementara korban lainnya berusia 15 tahun dan tengah mengenyam pendidikan SMP.

Komisioner KPAID Kota Bogor, Geri Tri Ekanova, mengatakan kasus rudapaksa ini pertama kali dialami korban yang berusia 15 tahun. Kejadiannya sudah satu tahun yang lalu.

“Kemudian dia menutupi selama ini seolah tidak terjadi apa-apa datar aja, karena mungkin usianya masih anak anak tadi ya,” jelas Geri pada Radar Bogor.

Aksi rudapaksa itu dilakukan di rumah terduga pelaku yang merupakan satu kampung dengan korban. Menurut pengakuan korban, aksi itu bukan sekali saja dilakukan. 

Korban tinggal bersama sang ayah. Namun dirinya rutin diasuh oleh tetangga. Lantaran sang ayah bekerja dan profesinya sebagai seorang pemulung.

Kasus ini sempat tidak tercium oleh siapapun. Sampai pada satu waktu muncul korban lain. Dia merupakan anak yang baru menginjak usia lima taun.

“Si anak ini cerita ke ibunya. Kalau sering dipegang-pegang sama pelaku. Ibunya kaget dan terdengar sama si anak SMP tadi, akhirnya warga lain ikut kaget,” bebernya.

Saking geramnya, warga sempat mendatangi rumah terduga pelaku. Saat itu dia juga mengakui kalau pernah melakukan perbuatan tersebut.

Hanya warga saat itu kebingungan terkait langkah yang harus ditempuh. Momen ini dimanfaatkan oleh terduga pelaku untuk melarikan diri.

“Jadi kami nerima laporan itu setelah pelaku kabur. Nah kalau kejadian yang menimpa si anak lima tahun tadi itu terjadi sekitar dua pekan lalu,” terang Geri, Selasa 18 November 2025.

Berdasarkan keterangan warga setempat, pelaku disebut Geri memang kerap berbuat prilaku tidak senonoh.

“Saya si ada keyakinan bahwa pelaku adalah predator karena kesehariannya juga kalau kata ibu-ibu disitu cunihin. Suka becanda tapi rada-rada menjurus,” jelas Geri.

Geri menerangkan modus pelaku meluncurkan aksinya masih menggunakan metode lama. Yakni dengan mengiming imingi korban untuk jajan bersama.

Harapannya terduga pelaku rudapaksa itu segera ditangkap. KPAID juga telah melayangkan laporan ke pihak kepolisian agar mereka memburu orang tersebut.

“Untuk kedua korban kami masih melakukan pendampingan. Tapi kami berharap terduga pelaku ini dapat segara ditangkap. Karena kamu berkeyakinan kalau dia ini predator,” pungkasnya. (bay)

Photo
Photo
Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Rudapaksa #cilendek