Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Urai Kemacetan di Jalan Otista, Pemkot Bogor Rancang Sky Bridge Terintegrasi

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 28 Desember 2025 | 17:41 WIB
Ilustrasi pejalan kaki yang tengah menyebrang di Jalan Otista, Kota Bogor.
Ilustrasi pejalan kaki yang tengah menyebrang di Jalan Otista, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Otista, Kota Bogor, akhirnya mendapat perhatian. Pemerintah Kota Bogor berencana akan membangun Sky Bridge di Jalan Otista.

Sky Bridge ditujukan untuk pejalan kaki yang hendak melintasi Jalan Otista dari Plaza Bogor menuju Kebun Raya. Keberadaan fasilitas tersebut akan mengubah konsep penyebrangan yang ada.

Saat ini akses penyebrangan pejalan kali di Jalan Otista hanya mengandalkan fasilitas zebra cross. Kondisi ini disebut-sebut jadi biang kerok kemacetan. Kendaraan yang melintas di Otista jadi terganggu.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan pembangunan Sky Bridge masuk dalam konsep revitalisasi pasar dan Plaza Bogor. Fasilitas tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Kebun Raya Bogor.

“Sesuai dengan rencana revitalisasi ex Plaza dan Pasar Bogor, Sky Bridge akan menghubungkan gedung parkir dengan Pintu 1 KRB,” jelas Dedie pada Radar Bogor.

Dedie mengakui bahwa keberadaan Sky Bridge jadi kebutuhan mendesak. Apalagi Kebun Raya Bogor sendiri jadi salah satu tempat wisata andalan di daerah teritorialnya.

Sky Bridge diharap mampu untuk memberikn kenyamanan untuk pejalan kaki yang hendak melakukan penyebrangan. Mobilitas kendaraan yang melintas pun jadi tidak terganggu.

Dedie tidak menjelaskan waktu pasti kapan pembangunan Sky Bridge dilakukan. Dirinya hanya menjelaskan fasilitas tersebut akan direalisasikan se jalan dengan revitalisasi pasar dan Plaza Bogor.

“Tahun 2026 beauty contest (Berbarengan dengan revitalisasi Pasar Bogor) setelah tahapan pembongkaran dilakukan,” kata Dedie pada Radar Bogor, Minggu 28 Desember 2025.

Diketahui, progres revitalisasi pasar dan Plaza Bogor sendiri sudah masuk dalam proses perizinan bongkar. Pemenang lelang bongkaran sedang mengurus administrasinya.

"Jadi ternyata tidak bisa secara langsung untuk membongkar, harus ada izin dari dinas terkait atau PUPR,” kata Dirut PPJ Jenal Abidin pada awak media.

Jenal memastikan proses administrasi perizinan masih terus berproses. Tahapan ini diatrgetkan rampung dalam kurun waktu dua pekan atau 14 hari kerja.

"Setau kami itu proses izinnya 14 hari kerja tapi sekarang kan sudah mulai di pagar rolling dor di bongkar di pasar bagian belakang," pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#kota bogor #jalan otista #sky bridge