Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kaleidoskop Akhir Tahun, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Paparkan Progres Pembangunan Jalan R3

Fikri Rahmat Utama • Senin, 29 Desember 2025 | 14:03 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim  menanam pohon saat meninjau Jalan R3 yang baru selesai dikerjakan.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menanam pohon saat meninjau Jalan R3 yang baru selesai dikerjakan.

RADAR BOGOR – Proyek lanjutan pembangunan Jalan R3 (Regional Ring Road) sepanjang 350 meter di wilayah Bogor Timur telah rampung pada akhir 2025.

Pembangunan Jalan R3 tersebut akan kembali dilanjutkan secara bertahap pada tahun depan, dengan target seluruh ruas tersambung penuh pada 2028 mendatang.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat kegiatan Kaleidoskop Akhir Tahun 2025 bersama insan media, yang dirangkaikan dengan penanaman pohon di ujung Jalan R3.

Lokasinya tidak jauh dari TPS3R Takeshi Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Senin 29 Desember 2025.

Dedie menegaskan, pembangunan Jalan R3 merupakan komitmen Pemkot Bogor untuk mengurai kemacetan yang selama ini membebani sejumlah ruas utama kota. Sekaligus mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru.

Hingga akhir 2025, kata Dedie, pembangunan Jalan R3 baru terealisasi sampai kawasan Katulampa Buled.

Tahap selanjutnya, Pemkot Bogor akan melanjutkan pembangunan hingga batas Sungai Ciliwung.

Namun, proses tersebut masih menunggu rekomendasi teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), khususnya terkait pembangunan jembatan penghubung.

“Ini menutup tahun 2025, kita meninjau progres pembangunan pelanjutan Jalan R3 yang sampai saat ini baru sampai di Katulampa Buled," katanya.

"Di Katulampa Buled nanti kita lanjutkan sampai ke batas Sungai Ciliwung. Setelah itu, kita masih menunggu rekomendasi dari Kementerian PU terkait jembatan,” ujar Dedie.

Setelah tahapan tersebut rampung, Pemkot Bogor akan melanjutkan proses pembebasan lahan pada ruas berikutnya, yakni dari kawasan Kuntum hingga Wangun.

Dedie menargetkan, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Jalan R3 dapat tersambung secara penuh pada 2028.

“Selanjutnya nanti kita lanjutkan pembebasan lahan dari Kuntum sampai dengan Wangun. Insya Allah, tahun 2028 kalau bisa sudah nyambung semuanya,” katanya.

Dedie menambahkan, Jalan R3 memiliki peran strategis dalam mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi di kawasan Tajur, Pajajaran, hingga Sistem Satu Arah (SSA) di sekitar Kebun Raya Bogor. Selama ini, arus kendaraan dari berbagai wilayah kerap menumpuk di pusat kota.

Selain sebagai solusi transportasi, Jalan R3 juga diproyeksikan membuka potensi ekonomi baru di wilayah timur Kota Bogor.

Dedie menyebut kawasan di sepanjang jalur tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

“Awalnya untuk potensi perekonomian di tiga sentra. Kalau kita lihat, tempat ini luar biasa. Ini ‘harta karun’, potensinya besar. Kalau nyambung semua, bisa ada hotel, restoran, kafe, hiburan, olahraga, sampai perumahan,” jelasnya.

Menurut Dedie, kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai jalur merah atau jalur protokol. Dengan status tersebut, pengembangan kawasan komersial diperbolehkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bogor, dengan tetap memperhatikan tata ruang dan aspek lingkungan.

“Jadi kita perbolehkan pengembangan di sini karena jalurnya jalur merah atau jalur protokol, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Bogor,” kata Dedie.

Penanaman pohon yang dilakukan bersamaan dengan agenda kaleidoskop akhir tahun juga menjadi simbol komitmen Pemkot Bogor dalam menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon ini menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan menjaga lingkungan. Kota Bogor tidak hanya bicara jalan dan bangunan, tetapi juga kualitas hidup warganya,” pungkasnya.

Dengan progres yang telah dicapai hingga akhir 2025, Pemkot Bogor berharap pembangunan Jalan R3 dapat terus berlanjut secara konsisten.

Sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dalam mengurangi kemacetan maupun mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#proyek #Dedie Rachim #Jalan R3