Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

IPM Kota Bogor Terus Meningkat Hingga 2024, Kualitas Hidup Warga Semakin Membaik

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 14 Januari 2026 | 08:33 WIB
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat menyapa warga.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat menyapa warga.

RADAR BOGOR - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu indikator utama untuk melihat keberhasilan pembangunan nonfisik di suatu wilayah.

Pengukuran ini mencakup tiga dimensi penting, yakni kesehatan dan umur panjang, pengetahuan, serta standar hidup yang layak.

Dalam Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dijelaskan, peningkatan IPM menggambarkan kemampuan masyarakat dalam mengakses hasil pembangunan, terutama pada aspek pendapatan, kesehatan, dan pendidikan.

IPM Kota Bogor menunjukkan tren positif sejak tahun 2019 hingga 2024.

Meski sempat mengalami penurunan kecil dari 76,23 pada 2019 menjadi 76,11 pada 2020, grafik pembangunan manusia kembali bergerak naik pada tahun-tahun berikutnya.

Pada 2021, nilai IPM meningkat menjadi 76,59, lalu berlanjut menjadi 77,17 pada 2022.

Lonjakan lebih signifikan terlihat pada 2023 dengan capaian 78,36, hingga akhirnya mencapai 79,03 pada 2024.

Kenaikan ini menggambarkan perbaikan kualitas hidup warga Kota Bogor yang semakin terasa dari waktu ke waktu.

Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan perekonomian.

Pemerintah daerah dinilai berhasil menjalankan berbagai kebijakan strategis yang berfokus pada peningkatan akses layanan kesehatan, penyediaan program pendidikan yang lebih berkualitas, serta penguatan sektor ekonomi.

Dampak pemulihan pascapandemi juga terlihat, terutama pada peningkatan infrastruktur pendidikan dan layanan kesehatan yang berkontribusi pada dorongan nilai IPM pada 2023 dan 2024.

Walaupun demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam pemerataan akses pendidikan dan fasilitas kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Konsistensi pelaksanaan program pembangunan menjadi kunci agar IPM Kota Bogor dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Pada tahun 2024, posisi IPM Kota Bogor berada di peringkat keempat dari tujuh daerah lainnya.

Peringkat tertinggi ditempati Kota Tangerang Selatan dengan nilai 83,83, disusul Kota Depok (83,02), Kota Bekasi (82,30), kemudian Kota Bogor (81,95).

Di bawahnya terdapat Kabupaten Bekasi (80,85), Kabupaten Tangerang (76,82), dan Kabupaten Bogor (75,03).

Meskipun berada pada kategori tinggi, Kota Bogor masih harus bekerja lebih keras untuk menyamai daerah-daerah dengan capaian IPM yang lebih unggul.

Secara keseluruhan, tren IPM Kota Bogor yang terus meningkat menunjukkan bahwa pembangunan manusia berlangsung secara konsisten.

Namun, diperlukan upaya berkelanjutan untuk menekan kesenjangan antarwilayah dan memastikan seluruh warga memperoleh manfaat pembangunan secara merata. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #indeks pembangunan manusia #ipm