RADAR BOGOR — Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Bogor akan menggelar Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFEST) 2026.
Kegiatan ini disebut menjadi festival Islam terbesar di Kota Bogor yang digelar kedua kalinya.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 20 Februari hingga 1 Maret 2026.
Rangkaian acaranya akan beragam dengan nuansa budaya, keilmuan, dan sosial keislaman.
Hal tersebut disampaikan Ketua ICMI Orda Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin, dalam Podcast Bicara Bogor yang digelar Radar Bogor, Jumat 30 Januari 2026.
Menurut Arief, BIIFEST 2026 akan berfokus utama pada pembinaan generasi muda.
“Tahun ini ada beberapa tambahan kegiatan, terutama Festival MTQ, MHQ, Nasyid, dan pemilihan Duta Cendekia Muda. Fokus kami memang lebih mengarah ke generasi muda karena mereka adalah penerus masa depan,” ujarnya.
Ia menilai, hingga saat ini belum banyak kegiatan Islam berskala besar yang menghimpun berbagai elemen masyarakat di Kota Bogor.
Padahal, Bogor merupakan kota dengan mayoritas penduduk muslim yang memiliki potensi besar dalam pengembangan kegiatan keislaman.
“Kegiatan keislaman yang besar di Kota Bogor masih minim. Padahal Islam adalah mayoritas. Karena itu, BIIFEST ini kami rancang untuk menghimpun berbagai kalangan,” kata Arief.
Salah satu program unggulan BIIFEST 2026 adalah pemilihan Duta Cendekia Muda yang menyasar kalangan usia 15 hingga 20 tahun.
Program ini menargetkan sekitar 50 peserta yang akan melalui proses seleksi, kemudian dibekali pelatihan kecendekiawanan dan penguatan moral.
“Anak-anak muda saat ini banyak terjebak pada kegiatan negatif. Kami ingin menghadirkan role model dari kalangan mereka sendiri, sekaligus memperkenalkan dunia kecendekiawanan sejak dini,” jelasnya.
Menurut Arief, Duta Cendekia Muda juga dirancang sebagai bagian dari regenerasi dan kesinambungan ICMI ke depan.
Melalui program ini, generasi muda diharapkan dapat terlibat langsung dalam pembangunan moral dan intelektual masyarakat Kota Bogor.
Selain itu, rangkaian kegiatan BIIFEST 2026 juga meliputi Festival Film Pendek dan Lomba Fotografi, Festival Qasidah, Marawis, Nasyid, MTQ, MHQ, hingga Pemilihan Duta Cendekia Muda.
Kegiatan pendukung lainnya antara lain bazar UMKM, workshop dan pelatihan, bedah buku Islami, pembagian ribuan paket takjil, santunan anak yatim, kultum, serta Penghargaan Insan Cendekia.
Pelaksanaan BIIFEST 2026 akan tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya Balai Kota Bogor, Kantor Kementerian Agama, dan Botani Square.
Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Polresta Bogor Kota, hingga Kodim juga akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Arief menambahkan, BIIFEST 2026 menjadi kegiatan pertama sejenis yang digelar oleh ICMI di Indonesia dan telah mendapat apresiasi dari ICMI Pusat sebagai proyek percontohan.
Mereka menggelar BIIFEST di bulan Ramadan karena suasananya sangat tepat untuk kegiatan ibadah dan syiar Islam.
"Agenda ini sudah masuk dalam Calendar of Event Kota Bogor, sehingga kami berharap bisa terus berkembang hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” pungkasnya. (uma)
Editor : Alpin.