Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Punya Ide Cerita? ICMI Islamic Film Festival Ajak Pelajar hingga Diaspora Ikut Lomba Film dan Foto IIFFest 2026

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 3 Februari 2026 | 23:50 WIB
Peserta mengikuti Workshop Teknis Lomba IIFFest 2026 secara daring sebagai bagian dari rangkaian ICMI Islamic Film Festival 2026.
Peserta mengikuti Workshop Teknis Lomba IIFFest 2026 secara daring sebagai bagian dari rangkaian ICMI Islamic Film Festival 2026.

RADAR BOGOR – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor kembali menggelar ICMI Islamic Film Festival (IIFFest) 2026. Rangkaian dari Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFest) ini menjadi wadah kompetisi kreatif bagi pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga diaspora Indonesia di luar negeri.

IIFFest 2026 mempertandingkan film pendek, fotografi, dan desain poster dengan mengusung tema “Celebrate Life Together: Menguatkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Festival ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga ruang edukasi dan dakwah Islam yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Produser dan sutradara film, Reza B. Surianegara, yang juga menjadi salah satu juri, mengatakan IIFFest hadir untuk mendorong lahirnya karya-karya visual yang kuat secara teknis sekaligus sarat pesan moral. Menurutnya, film dan fotografi merupakan medium efektif untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan dan syiar Islam secara kontekstual.

“Melalui tema Celebrate Life Together, kami ingin peserta menghadirkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga bermakna, menjadi sarana belajar, berkarya, dan berdakwah menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya saat Workshop Teknis Lomba, Selasa 3 Februari 2026 malam.

Ia menambahkan, cakupan peserta tahun ini dibuka seluas-luasnya. Selain pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum di Kota Bogor, IIFFest 2026 juga mengundang peserta dari jaringan ICMI se-Indonesia, ICMI luar negeri, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), serta diaspora.

Skala nasional hingga internasional tersebut diharapkan menjadi ruang jejaring sekaligus tolok ukur kemampuan kreator lokal. Kegiatan yang didukung Mahakarya film ini akan memperebutkan piala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Untuk meningkatkan kualitas karya peserta, panitia menyiapkan rangkaian kegiatan edukatif sebelum proses penjurian. Salah satunya melalui Webinar Teknis Lomba ICMI Islamic Foto & Film Festival yang digelar secara daring.

Kegiatan ini menjadi pembekalan bagi peserta mengenai cara mudah membuat foto dan film pendek menggunakan ponsel maupun kamera. Selain itu, workshop lanjutan berbentuk praktik hybrid dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026.

Ketua BIIFest 2026, Karmanah, mengapresiasi antusiasme para sineas dan talenta muda yang terus tumbuh dalam kegiatan perfilman. Ia menilai IIFFest menjadi momentum penting untuk membuka wawasan dan melatih kemampuan generasi muda dalam memproduksi film bernilai dakwah dan edukasi.

“Film-film yang dihasilkan tidak berhenti di festival, tetapi akan kami publikasikan dan ditindaklanjuti, termasuk melalui kerja sama dengan ICMI Pusat. Dukungan juga datang dari Wali Kota Bogor dan Disparbud, baik dalam bentuk trofi maupun hadiah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana IIFFest 2026, Sutopo, menjelaskan pendaftaran peserta telah dibuka sejak akhir Januari dan akan ditutup pada 28 Februari 2026. Rangkaian kegiatan akan berlanjut ke tahap penyisihan hingga puncak acara final dan awarding pada 1 Maret 2026.

Adapun kategori lomba meliputi kategori pelajar (SD, SMP, SMA), mahasiswa, masyarakat umum atau komunitas, serta kategori ICMI nasional dan diaspora. Panitia mengajak para kreator muda yang memiliki ide cerita untuk segera mendaftar dan memanfaatkan waktu yang ada guna menghasilkan karya terbaik.

“Film adalah media dakwah yang sangat efektif, life is da’wah, hidup adalah dakwah. Melalui film pendek dan fotografi, kita bisa mengisi Ramadan dengan karya-karya yang bermanfaat,” ujar Sutopo. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #film festival #icmi