Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bongkar Pasang Pejabat Pemkot Bogor, Kepala Bapenda Berganti

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 11 Februari 2026 | 13:13 WIB
Pelantikan pejabat Prmkot Bogor
Pelantikan pejabat Prmkot Bogor

RADAR BOGOR - Bongkar pasang pejabat di lingkungan Pemkot Bogor kembali dilakukan, Rabu 11 Februari 2026. Kali ini ada 245 pejabat yang terdampak akan kebijakan tersebut.

Angka tpejabat Pemkot Bogor yang dirotasi ersebut meliputi beberapa jabatan strategis. Satu di antaranya pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas.

Dari data yang diterima Radar Bogor, rotasi mutasi pejabat Pemkot Bogor ini juga menyasar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor.

Jabatan itu semula diemban oleh Deni Hendana, namun kini berganti dan dijabat oleh Abdul Wahid mantan Kabah Kesra Pemerintah Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengabdian mereka. Dalam mengkaselerasi pembangunan perlu SDM yang andal.

Modal tersebut diharapkan mampu meningkatan pendapatan dan ketersediaan anggaran sehingg dapat mewujudkan visi dan misi.

"Saya berharap kepada Abdul Wahid untuk dapat segera melaksanakan langkah-langkah perbaikan, pembenahan, serta peningkatan pendapatan agar target capaian Pemkot Bogor," ujarnya.

Kepada para lurah, Dedie Rachim juga meminta agar lebih mengenal warganya secara mendetail dan mendalam.

"Sehingga lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan," terangnya.

Dengan begitu, masyarakat akan lebih merasakan kehadiran pemerintah, baik di tingkat kota hingga lingkungan terkecil.

"Tidak perlu segala sesuatu viral dulu, karena di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi Bapak Ibu Lurah harus mengenal warganya, seperti anak-anak difabel yang memiliki keistimewaan, mereka yang autis, tunanetra, dan tunarungu harus kita pahami dan kita ketahui," ucapnya.

Dedie menegaskan perubahan jabatan ini merupakan tour of duty, karena ada beberapa jabatan yang telah dijalani selama tiga tahun bahkan lebih dari lima tahun.

"Sehingga ini menjadi bagian kita untuk menyehatkan organisasi, kemudian menguatkan komitmen dalam rangka memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Kota Bogor," jelas Dedie.

Dalam momentum ini, Dedie juga menyampaikan tugas khusus dari Presiden Prabowo yang disampaikan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, di antaranya menjaga lingkungan dan kebersihan.

Selain itu, yang sampai saat ini menjadi pekerjaan rumah bersama adalah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pembenahan dan penataan transportasi. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#pejabat #pemkot bogor #Rotasi Mutasi