RADAR BOGOR – Panitia Bogor ICMI Islamic Festival atau BIIFest 2026 menggelar teknikal meeting (TM) untuk mematangkan pelaksanaan lomba.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Balai Rakyat DPRD Kota Bogor itu menjadi ajang pembekalan peserta BIIFest 2026.
Teknikal meeting BIIFest 2026 diikuti peserta Festival Qasidah, Marawis, MTQ, MHQ, dan Nasyid.
Dalam forum tersebut, panitia memaparkan ketentuan teknis perlombaan, sistem penilaian, tata tertib peserta, hingga alur pelaksanaan di masing-masing cabang lomba.
PIC Festival, Nining Yuningsih bersama Abi Opik, menjelaskan secara rinci mekanisme lomba agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama sebelum kompetisi digelar.
“Melalui teknikal meeting ini kami ingin memastikan seluruh peserta memahami aturan main sehingga pelaksanaan festival berjalan tertib dan fair,” ujar Nining dalam pemaparannya.
Ketua Panitia BIIFest 2026, Dr. Karmanah, turut memberikan arahan dan motivasi kepada peserta.
Ia menekankan BIIFest bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana syiar Islam dan pengembangan bakat generasi muda.
Ia mengajak seluruh peserta untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta nilai-nilai islami dalam setiap penampilan.
“Kami berharap peserta tidak hanya mengejar juara, tetapi juga membawa pesan dakwah dan akhlak yang baik melalui setiap cabang lomba,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dewan juri, yakni Ust. M. Yusuf Zakaria dan Ust. Marpudin, yang turut memberikan penjelasan teknis sekaligus memastikan kesiapan penilaian.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung lancar dan interaktif. Peserta terlihat antusias mengikuti pemaparan serta aktif dalam sesi tanya jawab sebagai bentuk kesiapan menghadapi BIIFest 2026.
"Panitia berharap BIIFest tahun ini dapat menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus memperkuat syiar Islam di kalangan generasi muda Kota Bogor," jelas Karmanah. (uma)
Editor : Yosep Awaludin