RADAR BOGOR - Keterbatasan armada menjadi tantangan lain bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor dalam menangani berbagai kejadian darurat, mulai dari kebakaran hingga bencana alam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto menyampaikan, pihaknya saat ini memiliki total 11 unit armada.
Dari jumlah tersebut, 3 unit merupakan kendaraan rescue, sementara 8 unit lainnya difokuskan untuk operasional pemadaman kebakaran.
Agung Prihanto mengakui, jumlah armada tersebut masih tergolong kurang.
Namun demikian, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan seluruh sarana yang tersedia untuk menghadapi berbagai situasi darurat yang tidak dapat diprediksi, seperti kebakaran maupun bencana alam lainnya.
Menurut Agung Prihanto, kejadian seperti kebakaran dan pohon tumbang bisa terjadi kapan saja, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal utama.
Dalam penanganannya, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor tidak bekerja sendiri, melainkan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Bogor.
Agung Prihanto menjelaskan, dalam kasus kebakaran berskala besar, dukungan dari Kabupaten Bogor selalu hadir.
Hal ini karena penanganan kebakaran pada dasarnya tidak mengenal batas wilayah administratif.
Kolaborasi tersebut telah terbukti efektif, salah satunya saat peristiwa kebakaran di Pasar Anyar, di mana sejumlah armada dari Kabupaten Bogor turut dikerahkan.
Selain itu, dalam menghadapi kejadian lain seperti pohon tumbang, pihaknya juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dinas terkait seperti Dinas Pertamanan.
Dengan berbagai keterbatasan yang ada, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto menegaskan, komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, khususnya bencana alam.
"Intinya kita berbuat yang terbaiklah, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama bencana alam," jelas Agung Prihanto kepada Radar Bogor di Mako Damkar Sukasari. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim