Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pasar Ramadhan Kiara Residence Kota Bogor Libatkan UMKM Lokal, Jadi Ajang Naik Kelas

Fikri Rahmat Utama • Senin, 23 Februari 2026 | 18:59 WIB

Suasana Pasar Ramadan Kiara Residence di Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, yang menghadirkan puluhan tenant UMKM.
Suasana Pasar Ramadan Kiara Residence di Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, yang menghadirkan puluhan tenant UMKM.

RADAR BOGOR – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan manajemen Kiara Residence untuk menggelar Pasar Ramadhan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Pasar Ramadhan ini dipusatkan di kawasan Kiara Residence, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Pasar Ramadan ini dijadwalkan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Jam operasional dibuka setiap hari pukul 14.00 hingga 18.30 WIB.

Di hari pertama pelaksanaan, antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Pengunjung mulai memadati area pasar sejak sore hari untuk berburu menu takjil.

Beragam jenis takjil dan kuliner siap saji meramaikan Pasar Ramadan ini. Mulai dari aneka gorengan, dimsum, siomay, cilok, sosis bakar, hingga goreng ayam dan makanan khas Palembang seperti empek-empek turut tersedia.

Tak ketinggalan camilan manis seperti dessert, triple ice, pudding, serta aneka snack rumahan juga ditawarkan oleh para tenant.

Untuk minuman, pengunjung dapat memilih es cendol, es buah, hingga minuman segar lainnya yang cocok untuk berbuka puasa.

Manager Marketing Kiara Residence, Hendra, mengatakan kegiatan pasar takjil ini sebenarnya bukan hal baru.

Namun pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, penataan dinilai belum optimal sehingga menimbulkan keluhan dari warga.

“Di momen bulan puasa ini, kita mengadakan pasar takjil. Dulu sebenarnya sudah pernah ada, cuma karena tidak tertata jadinya agak semrawut. Jadi untuk saat ini kita koordinir untuk dipusatkan di satu tempat,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 23 Februari 2026.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 45 pedagang dilibatkan dan seluruhnya merupakan warga sekitar Kelurahan Curug.

Para pedagang tersebut dikoordinir oleh mereka dengan tujuan mendorong pelaku usaha kecil agar dapat berkembang.

“Pedagangnya kebanyakan warga sini dan masyarakat sekitar. Tujuannya agar UMKM kita bisa naik kelas,” kata Hendra.

Menurut Hendra, pemilihan momentum Ramadan dilakukan sebagai tahap uji coba awal.

Jika pelaksanaan berjalan lancar dan mendapat respons positif, kegiatan serupa berpeluang digelar secara rutin, tidak hanya saat bulan puasa.

“Ini juga menjadi ajang uji coba pertama kita. Jika kegiatan kali ini lancar, ke depannya mungkin akan kita adakan rutin, misalnya sebulan sekali,” jelasnya.

Selain mendukung UMKM, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi branding Kiara Residence.

Dalam waktu dekat, pengembang akan meluncurkan klaster baru bernama The Grove di area belakang Pasar Ramadhan.

Hendra mengungkapkan klaster tersebut memiliki luas sekitar 1,3 hektare dengan kisaran harga rumah mulai Rp600 jutaan.

Saat ini progres pembangunan rumah dan penjualan sudah mulai berjalan.

“Acara ini sekaligus menjadi ajang promosi bagi Kiara untuk membangkitkan kembali branding yang sempat vakum,” ujarnya.

Ke depan, pihak manajemen berharap Kiara Residence dapat terus menjadi wadah pemberdayaan UMKM.

Jika jumlah pengunjung meningkat signifikan, tidak menutup kemungkinan lokasi pasar akan diperluas.

“Harapannya Kiara bisa menjadi wadah yang memberikan kesempatan bagi UMKM supaya mereka bisa lebih maju lagi,” pungkasnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #umkm #Pasar ramadhan