RADAR BOGOR – Panitia Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFest) 2026 sukses mewarnai hari ke-7 Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan yang digelar ICMI Kota Bogor ini menghadirkan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kementerian Agama (Kemenag) hingga komunitas lokal.
Ketua Panitia BIIFest 2026, Karmanah, menjelaskan festival Islami yang digelar sejak 20 Februari tersebut menghadirkan perpaduan kegiatan religius, edukasi ekonomi, dan pelestarian budaya.
Memasuki pekan pertama penyelenggaraan, sejumlah agenda telah terlaksana dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi.
“Festival Islami ini berlangsung selama 10 hari. Memasuki hari kelima, sudah banyak agenda yang sukses kami gelar,” ujarnya.
Sejak pukul 09.00 WIB, suasana kompetitif nan religius sudah terasa melalui babak penyisihan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) antar kecamatan.
Perlombaan yang memperebutkan trofi dari Kemenag dan Kapolresta ini melibatkan 60 peserta perwakilan dari berbagai sekolah tingkat SD hingga SMA di Kota Bogor.
Setelah MHQ, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi literasi keuangan bertajuk Investment Syariah.
Dalam sesi ini, Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan wawasan mengenai investasi syariah berbasis emas kepada peserta dan masyarakat umum yang hadir.
BIIFest 2026 pun tidak hanya menjadi ajang syiar agama dan ekonomi, tetapi juga panggung apresiasi budaya.
Pada siang hari, pengunjung disuguhkan penampilan tim Angklung Bogor Wanita Berkebaya (BWB) yang menampilkan lagu-lagu bernuansa religi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi inspirasi kewirausahaan bersama pasangan pebisnis HNI yang membagikan kiat sukses menjadi entrepreneur. Menjelang senja, dinamika kegiatan beralih ke seminar kesehatan dari Sujok Indonesia.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan kultum sore oleh Ustaz Odri yang dilanjutkan pembagian takjil kepada pengunjung sebelum waktu berbuka puasa.
“Kemarin dan hari ini sudah dilaksanakan babak penyisihan MTQ dan MHQ di Kemenag. Siangnya diisi penampilan angklung BWB, promosi HNI, edukasi investasi BSI, serta seminar kesehatan Sujok,” papar Karmanah.
Untuk agenda selanjutnya hingga awal Maret, panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan lanjutan.
Di antaranya babak final MTQ dan MHQ, Festival Nasyid (grup dan solo), musik religi, pemilihan Duta Cendekia Muda, hingga festival film dan fotografi.
Karmanah juga menyoroti agenda edukasi kesehatan yang akan digelar esok hari. Panitia berencana menggelar seminar kanker dengan menghadirkan Bunda Yanti Rahim dan dr. Hardian dari RS Hermina.
“Yang sangat penting besok akan ada pembahasan tentang kesehatan kanker. Ini sangat penting untuk diikuti, khususnya bagi para perempuan,” pesannya.
Mengevaluasi jalannya BIIFest sejauh ini, Karmanah bersyukur kegiatan berlangsung lancar dengan respons positif dari masyarakat Kota Bogor.
Beragamnya agenda membuktikan masyarakat tetap produktif selama bulan suci Ramadan, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga intelektual dan ekonomi.
“Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias. Bahkan ada beberapa pihak yang menghubungi kami, menanyakan mengapa belum dilibatkan dan ingin ikut serta pada kegiatan tahun depan,” ungkapnya.(uma)
Editor : Alpin.