Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

ICMI Bogor Gelar Workshop Ayat Kauniyah, Tegaskan Integrasi Sains dan Nilai Keislaman

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 27 Februari 2026 | 18:51 WIB

Suasana Workshop Ayat-Ayat Kauniyah yang digelar ICMI Orwilsus Bogor bersama KAHMI Bogor dan DKM Al-Hurriyah IPB di IPB International Convention Center, Kota Bogor, Jumat 27 Februari 2026.
Suasana Workshop Ayat-Ayat Kauniyah yang digelar ICMI Orwilsus Bogor bersama KAHMI Bogor dan DKM Al-Hurriyah IPB di IPB International Convention Center, Kota Bogor, Jumat 27 Februari 2026.

RADAR BOGOR – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwilsus Bogor bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Bogor dan DKM Al-Hurriyah IPB menggelar Workshop Ayat-Ayat Kauniyah dan Buka Puasa Bersama pada Jumat, 27 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di IPB International Convention Center, Botani Square Mall, Kota Bogor ini mengusung tema “Integrasi Ayat-Ayat Kauniyah dalam Pendidikan dan Riset Science, Agromaritim, dan Sosial Ekonomi Guna Membangun Peradaban Ilmu.”

Workshop menghadirkan sejumlah tokoh nasional, ulama, serta guru besar IPB yang memaparkan perspektif integratif antara wahyu dan sains, khususnya dalam pengembangan sektor agromaritim dan sosial ekonomi.

Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Prof. Sofyan Sjaf, menegaskan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membukukan gagasan intelektual yang lahir dari Bogor.

“Pelaksanaan kegiatan ini sangat didukung karena gagasan-gagasan yang lahir dari ICMI maupun KAHMI perlu dibukukan. Workshop ini ibarat bengkel gagasan yang akan kita klasterisasikan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pembangunan Indonesia berbasis desa agro dan maritim. Menurutnya, tanpa penguatan dua basis tersebut, ketahanan pembangunan nasional akan rapuh.

“Jika Indonesia tidak dibangun dari desa-desa maritim dan desa-desa agro, nampaknya akan tumbang. Ini perlu kita kupas dengan baik, termasuk dari perspektif sosial ekonomi,” kata dia.

Prof. Sofyan menambahkan, workshop ini menjadi langkah awal menuju peluncuran buku pemikiran ayat-ayat kauniyah yang rencananya akan diperkenalkan secara penuh melalui Seminar Internasional pada akhir tahun.

Sementara itu, Ketua DKM Al-Hurriyah IPB, Prof. Abdul Munif, menyampaikan kajian ayat kauniyah telah menjadi program berkelanjutan di lingkungan Al-Hurriyah.

Program ini berawal dari arahan mantan Rektor IPB, Prof. Arif Satria, yang mendorong pengembangan dakwah profesional dan dakwah lingkungan.

“Tanpa terasa, kajian ayat kauniyah ini sudah kita laksanakan selama enam tahun, mulai 2020 hingga 2025. Totalnya sudah ada 81 kajian, dan jika ditambah tahun 2026 berarti mencapai 83 kajian,” ungkapnya.

Menurutnya, konsistensi tersebut menunjukkan kuatnya komitmen akademisi IPB dalam mengintegrasikan nilai keislaman dengan pengembangan ilmu pengetahuan.

Sepanjang workshop, antusiasme peserta terlihat tinggi. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan strategis, mulai dari penguatan jejaring riset hingga implementasi konsep ayat kauniyah dalam dunia pendidikan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat ukhuwah antara akademisi, ulama, dan pemangku kepentingan.(uma)

Editor : Alpin.
#ipb #ICMI Bogor #Nilai Keislaman