RADAR BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan kebersamaan masyarakat Kota Bogor tidak bisa dikalahkan meski dunia tengah menghadapi situasi geopolitik yang tidak menentu.
Hal tersebut disampaikannya dalam Perayaan malam puncak dan parade Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) 2026, Selasa, 3 Maret 2026 malam. Acara yang dimulai dari depan Vihara Dhanagun itu dipadati ribuan warga yang memadati Jalan Suryakencana hingga sekitarnya.
“Hari ini kita merayakan kebersamaan, di tengah situasi dunia yang tidak menentu dan geopolitik yang sedang tidak baik-baik saja, alhamdulillah kebersamaan di Kota Bogor tidak bisa dikalahkan,” ujar Dedie.
Menurutnya, hanya dengan persatuan dan seluruh daya upaya, masyarakat dapat menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan anugerah yang harus dijaga bersama.
“Insyaallah, dari Bogor untuk Indonesia, kita menunjukkan bahwa perbedaan itu bukan halangan, tapi justru anugerah bagi kita semua,” tegasnya.
Perayaan Cap Go Meh tahun ini memang memiliki nuansa berbeda karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, meski demikian, pelaksanaannya tetap berlangsung khidmat dan penuh toleransi.
Waktu parade disesuaikan setelah salat tarawih, dan sejumlah kegiatan sosial seperti santunan serta buka puasa bersama turut mewarnai rangkaian acara.
Baca Juga: Event Masuk Karisma Nusantara 2026, BSF Cap Go Meh Bogor Makin Kukuh Jadi yang Terbesar di Indonesia
Di tengah cuaca yang sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi, ribuan warga bertahan menyaksikan iring-iringan barongsai, liong, kesenian Nusantara, hingga penampilan bernuansa Islami yang berpadu dalam satu panggung kebersamaan.
Dedie menyebut momentum ini menjadi bukti nyata keberagaman dan keberagaman di Kota Bogor dapat berjalan beriringan dalam suasana saling menghormati dan berharap warga Bogor bisa terus dilimpahkan keberkahan dari Tuhan.
“Yang hadir malam ini, insyaallah adalah orang-orang yang sadar bahwa keragaman dan perbedaan adalah anugerah,” tutupnya.
Perayaan BSF CGM 2026 tahun ini semakin istimewa karena resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 serta memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu pusat perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia sekaligus simbol toleransi yang terus dijaga. (uma)
Editor : Eka Rahmawati