Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Antre dari Shubuh, Layanan Penukaran Uang Baru di Balai Kota Bogor Diserbu Warga 

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 12 Maret 2026 | 09:02 WIB

Antrean warga untuk melakukan penukaran uang baru di evet Balkot Ramadhan Fest.
Antrean warga untuk melakukan penukaran uang baru di evet Balkot Ramadhan Fest.

RADAR BOGOR - Layanan penukaran uang baru di event Balkot Ramadhan Fest disambut antusias warga Kamis 12 Maret 2026. Sejak pagi, mereka sudah memadati vanue acara.

Antrean penukaran uang baru mengular panjang, mulai dari halaman Perpustakaan Kota Bogor hingga Halaman Gedung Kemuning Gading. Sorak sorai terdengar riuh, kala antreannya disela.

Sebagian diantara mereka yang hendak melakukan penukaran uang baru bahkan sudah ada yang datang sejak shubuh. Hal ini seperti yang dilakukan Ines warga Kecamatan Bogor Selatan.

Kuda besi sudah dipacu olehnya sejak pukul 05.00 WIB. Ia harus menembus perjalanan yang terbilang cukup jauh. Dari kawasan BNR hingga gedung Balaikota Bogor.

“Saya rumah di deket BNR uda dari Jam 05.00 WIB disini. Datang lebih pagi supaya tidak antre karena saya tidak kebagian booking lewat online,” kata Ines pada Radar Bogor.

Anes sendiri baru pertama kalinya ‘war’ penukaran uang baru di Balaikota Bogor. Biasanya ia hanya memanfaatkan layanan tersebut di bank saja.

“Kalau di Balkot sendiri saya ini baru pertama kali. Karena biasanya saya mah di bank aja. Ini padet banget saya jam 05.00 WIB kesini aja sudah ramai,” terang Ines.

Uang baru ini akan ia gunakan untuk Tunjangan Hari Raya (THR). Biasanya ia bagikan untuk sanak saudara. Di keluarganya bagi-bagi THR sudah jadi tradisi.

Langkah serupa juga dilakukan Vika. Pemudi asal Kelurahan Empang ini sudah datang ke Balaikota Bogor sejak pukul 05.30 WIB.

“Iya walaupun deket tapikan saya yakin ini pasti antre dan benar aja setengah enam saya kesini uda antre aja. Ini aja saya belum dapat nomor antrean,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.

Sebelumnya, Ketua Dharma Wanita (DWP) Kota Bogor, Dewi Denny Mulyadi mengatakan ada lima syarat yang mesti dipenuhi bagi warga yang hendak menukar uang.

Kuota penukaran uang baru per harinya hanya untuk 100 antrean. Warga sudah bisa mulai antre di halam Perpustakaan Kota Bogor yang menjadi lokasi acara pada pukul 08.00 WIB.

“Penukaran uang dilakukan hanya melalui QRIS dan tidak menerima tunai (cashless). Wajib membawa KTP saat melakukan transaksi,” beber Dewi.

Nominal penukaran uang baru maksimal 200 lembar. Pecahannya disesuaikan dengan keteraedian. Semua nasabah bisa melakukan transaksi ini.

“Info terbaru dari BJB sekarang penukaran uang baru bisa untuk nasabah umum, tapi tadi nominal penukaran uang maksimal 200 lembar, dengan pecahan sesuai ketersediaan,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#balai kota bogor #Balkot Ramadhan Fest #penukaran uang baru