RADAR BOGOR - Sebanyak 300 pemudik dari Kota Bogor akhirnya dilepas, Senin 16 Maret 2026. Mereka adalah peserta mudik gratis yang digandeng oleh jajaran Polresta Bogor Kota.
Peserta dilepas dari kawasan Alun-Alun Kota Bogor, mereka turut dicek kesehatannya. Armada bua yang diberangkatkan pun turut dilakukan ram check oleh petugas.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengatakan mudik gratis bagian dari bukti Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Dalam rangka mengantarkan masyarakat kota Bogor yang benar-benar membutuhkan agar bisa mudik pulang ke kampung halamannya,” ujar Kombes Rio.
Mudik gratis ini juga rupanya menjadi strategi Polresta Bogor Kota mengurangi kecelakaan lalu lintas, sebab masalah yang biasa terjadi di momen mudik ini adalah microsleep.
“Iya yang sekarang lagi ramai itu kan micro sleep, maka mudik gratis ini jadi upaya kamj menekan kecelakan lalu linta, yang biasa pakai motor kami angkut,” ujarnya.
Peserta mudik gratus dibekali enam armada bus, mereka akan berangka ke dua lokasi utama, pertama yaitu ke Semarang dan yang kedua ke Cilacap.
“Tadi ada tiga bus dengan rute ke Semarang, 3 bus itu ke Cilacap, Pantai Selatan jadi apabila ada perjalanan misalkan tadi ada Pemalang, atau Tegal, atau Brebes, mereka bisa stop di situ,” ujar Rio.
Kombes Rio turut membuka opsi akan membuka kegiatan serupa saat perpulangan, tetapi rencana ini masih haris dikaji sebab ada beberapa hal yang dipertimbangkan.
“Berangkatnya mungkin bisa bareng-bareng, tapi ketika pulang kita gak tahu mereka mau pulangnya kapan,” terang Rio.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengapresiasi program mudik gratis Polresta Bogor Kota, di tengah kesibukan polisi, mereka masih sempat membuat kegiatan sosial.
“Apresiasi kepada Polresta Bogor, di tengah beratnya tugas polres menangani berbagai macam permasalahan Kota Bogor, mulai dari tawuran, miras, urusan lalu lintas, segala macam tapi masi juga mikirin bagaimana warga Bogor bisa mudik dengan aman, nyaman, selamat sampai tujuan,” jelas Dedie.
Apresiasi serupa juga diberika terhadap program penitipan kendaraan. Dedie mengatakan warga Kota Bogor bisa lebih leluasa saat bersilaturahmi ke kampung halamannya
“Jadi bayangkan, di tengah-tengah tugas yang berat, masih memikirkan hal-hal yang detil, yang sangat rinci, sehingga masyarakat dimungkinkan untuk melaksanakan kegiatan mudik dengan tenang,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati