RADAR BOGOR - Jajaran Pengurus Dewan Pendidikan (Wandik) Kota Bogor melakukan kunjungan ke media Radar Bogor, di Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Utara Senin, 30 Maret 2026.
Kunjungan Dewan Pendidikan Kota Bogor ke Radar Bogor itu pun menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan media dalam menyosialisasikan program-program pendidikan kepada masyarakat.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Rudi Suryanto, mengatakan dari total 11 pengurus, sebanyak tujuh orang hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya ketua, sekretaris, bendahara, serta sejumlah anggota komisi.
“Yang pertama tentu silaturahmi, kami ingin membangun hubungan baik dengan media, baik cetak maupun online, yang memiliki peran penting di tengah masyarakat,” ujar Rudi saat dialog bersama sejumlah pimpinan dan manajemen Radar Bogor, Selasa, 30 Maret 2026.
Selain itu kunjungan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan fungsi Dewan Pendidikan Kota Bogor.
Menurut Rudi, Dewan Pendidikan memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara masyarakat, dunia pendidikan, serta Pemerintah Kota Bogor.
“Fungsi kami sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, khususnya dalam hal pendidikan dan ini yang ingin kami sampaikan agar masyarakat lebih mengenal keberadaan Dewan Pendidikan,” jelas Rudi Suryanto.
Ia kemudian mendorong kolaborasi dengan media dalam menyebarluaskan informasi melalui berbagai bentuk konten, seperti tulisan dan opini, langkah tersebut diharapkannya bisa meningkatkan literasi masyarakat serta kesadaran akan pentingnya pendidikan khususnya di Kota Bogor.
“Selama ini mungkin Dewan Pendidikan belum terlalu terdengar, melalui media, kami ingin membangun kesadaran publik terkait keberadaan dan peran kami,” beber Rudi.
Tak hanya itu, Dewan Pendidikan juga akab berkolaborasi dalam pengembangan program pendidikan inklusif di Kota Bogor dan program ini ditujukan bagi warga yang memiliki kebutuhan khusus, yang hingga kini dinilai masih belum optimal.
“Kami ingin mendorong adanya aktivitas sekolah inklusif bagi warga berkebutuhan khusus. Ini akan kami kolaborasikan dengan berbagai pihak,” tambahnya.
Selain program inklusif, Dewan Pendidikan Kota Bogor akan turut memperkuat kerja sama dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk program lingkungan seperti Bogorku Bersih di sekolah-sekolah.
Rudi menyebut bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun literasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda dan menurutnya media tidak hanya sebagai sarana informasi, tetapi juga sumber inspirasi dalam dunia pendidikan.
“Media itu penting, bukan hanya untuk informasi, tapi juga sebagai sarana literasi dan inspirasi bagi generasi muda terkait aktivitas pendidikan di Kota Bogor,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati