Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SPPG Jabal Qur'an Siap Diaudit, Yayasan Tegaskan Kelola Program Secara Transparan

F
Penulis: Fikri Rahmat Utama❯
Ketua Yayasan Jabal Qur
Ketua Yayasan Jabal Qur'an Munifah Syanwani (tengah) saat meresmikan dapur SPPG di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. (Foto: Dok Pribadi for Radar Bogor)

Advertisement

RADAR BOGOR – Yayasan Jabal Qur'an Indonesia menegaskan komitmennya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus siap mengikuti seluruh proses evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap  SPPG.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap operasional SPPG MBG Yayasan Jabal Qur'an Indonesia yang berlokasi di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ketua Yayasan Jabal Qur'an Indonesia, Munifah Syanwani, mengatakan operasional SPPG dijalankan sesuai regulasi, petunjuk teknis, dan standar operasional prosedur yang ditetapkan pemerintah.

Advertisement

Menurutnya, yayasan juga bersikap kooperatif terhadap proses evaluasi, klarifikasi, maupun pemeriksaan yang dilakukan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

"Kepercayaan publik dan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas tertinggi kami," ujarnya.

Munifah menambahkan, sejak awal yayasan memastikan seluruh fasilitas dan kualifikasi operasional Dapur SPPG memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN) maupun standar mutu internasional.

Karena itu, pihaknya membuka diri terhadap proses evaluasi, pemeriksaan Kejaksaan, maupun audit dari lembaga yang berwenang sebagai bentuk komitmen terhadap integritas dan transparansi pengelolaan program.

Yayasan menyebut seluruh proses registrasi dan penetapan lokasi SPPG telah dilakukan melalui portal resmi BGN sejak awal 2025.

Seluruh tahapan, lanjutnya, dijalankan secara mandiri dengan memenuhi persyaratan teknis dan administratif yang berlaku.

Untuk mendukung keamanan pangan, yayasan menyatakan dapur SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), ISO 22000:2018 tentang Sistem Manajemen Keamanan Pangan, ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), serta sertifikat halal.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lowongan Kerja di SPPG Citeureup Bogor Untuk 2 Posisi, Berikut Syarat dan Informasi Lengkapnya

Lowongan Kerja di SPPG Citeureup Bogor Untuk 2 Posisi, Berikut Syarat dan Informasi Lengkapnya

Daftar segera, ada lowongan kerja untuk 2 posisi dengan penempatan di SPPG Citeureup Bogor. Berikut syarat dan juga batas penutupan lowongan

Ramai Temuan SPPG Diduga Fiktif, Pemkot Bogor: Dapur MBG Terverifikasi

Ramai Temuan SPPG Diduga Fiktif, Pemkot Bogor: Dapur MBG Terverifikasi

Pemerintah Kota Bogor menanggapi terkait temuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program MBG yang diduga fiktif.

Gandeng 11 SPPG, Pemkot Bogor Kelola 200 Kg Limbah MBG Lewat Budidaya Magot

Gandeng 11 SPPG, Pemkot Bogor Kelola 200 Kg Limbah MBG Lewat Budidaya Magot

DLH Kota Bogor bekerjasama dengan 11 SPPG mengolah limbah MBG menjadi program budidaya magot yang sudah dimulai satu tahun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer