
RADAR BOGOR - Anggapan bahwa olahraga combat sport, identik dengan cedera dan benturan keras perlahan mulai berubah.
Di balik pertandingan yang terlihat menegangkan, terdapat aturan dan pembagian kategori yang dirancang untuk menyesuaikan kemampuan setiap atlet.
Hal itu disampaikan Presiden International Sport Kickboxing Association (ISKA) Indonesia, Mustadi Anetta yang menjelaskan, bagaimana sistem pertandingan dalam ISKA dirancang dengan memperhatikan aspek keselamatan atlet.
Baca Juga: Tidak Biasa, Ini Bansos PKH Plus Rp500 Ribu yang Baru Diuji Coba Khusus Surabaya
Menurut Mustadi, pandangan tersebut juga menjadi salah satu hal yang menarik perhatian Promotor B2 Unleashed, Harlan Bengardi.
Saat melihat pertandingan yang melibatkan atlet usia muda, kata dia, Harlan sempat mempertanyakan alasan orang tua mengizinkan anaknya mengikuti combat sport.
Namun, setelah melihat langsung bagaimana pertandingan dijalankan, muncul pemahaman bahwa olahraga tersebut memiliki sistem keselamatan yang ketat.
Level Pertandingan Disesuaikan Kemampuan Atlet
Mustadi menjelaskan, salah satu kunci keamanan dalam pertandingan ISKA terletak pada pembagian kategori berdasarkan tingkat kemampuan peserta.
Atlet tidak langsung diarahkan ke pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Mereka dapat memulai dari kategori beginner, kemudian meningkat ke elite, semi pro, hingga pro sesuai kemampuan dan pengalaman.
“Di internasional sendiri, kami benar-benar memilah jenis pertandingan berdasarkan level dan kategori kemahiran. Jadi peserta bisa memilih mulai dari beginner, elite, semi pro, sampai pro,” ujar Mustadi Anetta kepada Radar Bogor.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




