
RADAR BOGOR - Kunci kendaraan, biasanya menjadi pertahanan pertama saat seseorang meninggalkan sepeda motor.
Namun, seiring berkembangnya modus pencurian kendaraan, sistem pengamanan konvensional dinilai perlu mendapat dukungan teknologi tambahan.
Berangkat dari persoalan tersebut, SMKN 4 Bogor mengembangkan sistem keamanan sepeda motor berbasis RFID RDM630 dan LoRa HC-12.
Baca Juga: Di Bawah Satu Atap: Tentang Lelah, Tawa, dan Impian yang Dirajut Bersama
Inovasi ini, dirancang agar kendaraan hanya dapat diaktifkan menggunakan kartu RFID yang sudah terdaftar sekaligus memberikan peringatan ketika terdeteksi upaya pencurian.
Proyek tersebut, digagas oleh Akhmad Akhir sebagai inovator bersama anggota tim, yaitu Rizki Arya Setiawan, Muhammad Fadilah Syahputra, Muhammad Rizdky Ramadhan, dan Muhammad Indra Pratama.
Kartu RFID Jadi Kunci Elektronik Motor
Sistem yang dikembangkan memanfaatkan Arduino sebagai pusat pengendali.
RFID RDM630 kemudian digunakan untuk membaca identitas kartu atau tag yang menjadi akses masuk ke sistem kendaraan.
Cara kerjanya cukup sederhana.
Sebelum motor dapat dihidupkan, pengguna harus menempelkan kartu RFID yang telah didaftarkan.
Arduino akan membaca identitas kartu tersebut dan melakukan pencocokan dengan data yang tersimpan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




