Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hati-Hati! Makan Sate Kambing Berlebihan Bisa Menyebabkan Gangguan Kesehatan Ini

Yosep Awaludin • Senin, 17 Juni 2024 | 04:53 WIB
Sate kambing
Sate kambing

RADAR BOGOR - Sate kambing adalah makanan favorit banyak orang Indonesia, dan paling populer saat Idul Adha.

Sate kambing, baik dengan saus kacang atau sambal kecap, enak dimakan dengan nasi hangat. Namun, perlu diingat bahwa sate kambing dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Sebenarnya, tubuh membutuhkan banyak nutrisi dari daging kambing, termasuk vitamin K, B, dan E, serta protein, zat besi, kalium, zinc, kalsium, lemak, selenium, fosfor, dan folat.

Namun, daging mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Penumpukan plak pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis) adalah salah satu dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh peningkatan kadar kolesterol jahat.

Penumpukan plak pada pembuluh darah jantung dan otak pasti meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Daging kambing hanya mengandung sekitar 75 miligram kolesterol per 100 gram, yang lebih rendah daripada jenis daging lainnya.

Jumlah ini lebih rendah daripada daging sapi (90 miligram), domba (110 miligram), dan ayam (85-135 miligram) dengan berat yang sama.

Tubuh manusia juga membutuhkan kolesterol untuk mendukung metabolisme, membangun dinding sel, dan membantu produksi berbagai hormon. Daging kambing atau daging lainnya boleh dimakan selama tidak terlalu banyak.

Yang menjadi masalah, bagaimanapun, adalah bahwa kemeriahan pesta bakar-bakaran sate kambing seringkali membuat Anda lupa diri. Kemudian ini mengarah pada konsumsi berlebihan, yang sebaiknya dihindari.

 

Tips Sehat Makan Sate Kambing

Untuk menghindari kolesterol tinggi setelah makan sate kambing, Anda harus memperhatikan cara mengolahnya dan berapa banyak yang Anda makan.

Untuk membuat sate kambing lebih sehat, ikuti beberapa saran berikut:

1. Keluarkan lemak dari daging

Ketika Anda mengolahnya daging sate, tambahkan bagian lemaknya. karena lemak daging, terutama daging kambing, tinggi lemak jenuh dan kolesterol.

Tetap saja, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Anda dapat mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol yang tidak sehat dengan menghilangkan beberapa lemak.

2. Perhatikan teknik memasak

Ketika Anda membakar sate kambing, jangan gunakan margarin atau mentega sebagai olesan karena hanya akan menambah lemak dalam daging.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan berbagai teknik memasak yang dianggap lebih sehat. Baca semua rekomendasinya: Ini Berbagai Teknik Memasak yang Terbukti Lebih Sehat.

3. Makan sate kambing dengan makanan sehat

Sate kambing harus dimakan dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Sayur dan buah memiliki banyak nutrisi penting, seperti serat, dan dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh.

Hal ini dapat membantu pencernaan daging kambing yang rendah serat, tetapi jangan makan terlalu banyak.

Ini adalah semua tentang sate kambing yang dapat meningkatkan kolesterol jika dikonsumsi terlalu banyak. (***)

 

Editor : Yosep Awaludin
#sate kambing #kolesterol