RADAR BOGOR - Kanca Coffee di Bogor punya acara unik dengan konsep kedai kopi berbeda lewat Lirik Melirik.
Lewat acara ini, Kanca Coffee Bogor menawarkan perspektif berbeda terhadap kedai kopi, dengan ruang bercengkerama dan bercerita.
Event unik Kanca Coffee Bogor ini digelar dua hari, pada Sabtu-Minggu (14/15/9/2024).
Sedikit mundur ke belakang terdapat sejumlah tenant yang menjual berbagai karya.
Mulai dari kaos, kaset, jasa pembuatan tato temporer, sampai gelang manik-manik.
Di tangan ataupun di meja mereka, terdapat gelang atau bendera berwarna merah ataupun biru.
Gelang atau bendera ini memiliki makna tersendiri, warna merah akan tertulis kalau mereka ingin waktu sendiri.
Sedangkan gelang biru tertulis mereka terbuka untuk bercerita dengan pengunjung lain.
Makna unik di gelang ini merupakan konsep yang dihadirkan di event ini.
Sesuai namanya Lirik Melirik, Kanca Coffee sebagai penyelenggara ingin pengunjung saling interaktif antar sesama.
Owner Kanca Coffee Alif Hafizhan (27) mengatakan, pengunjung yang hadir di event ini akan dibawa untuk interaktif.
Mereka dapat melirik sesama maupun melirik tenant yang disediakan.
"Lirik Melirik membawa konsep interactive cafe ke dalam suatu event, orang-orang dapat lirik tenant yang hadir, berlirik sambil berkaraoke dan melirik sesama pengunjung untuk berkenalan," katanya kepada Radar Bogor, Minggu (15/9/2024).
Lewat lirikan ini diharapkan hubungan baik akan terjalin.
Setiap pengunjung dapat saling berbagi informasi tentang kehidupan maupun pekerjaannya.
"Jadi kalau gelang atau bendera biru yang mereka pilih berarti mereka ingin ngobrol. Maka kami biasa mendekat untuk ngobrol dengan mereka," ungkapnya.
Obrolan hangat yang terjalin ini kemudian akan menjadi pertemanan.
Ini yang antar pengunjung maupun dengan staf Kanca Coffee bisa menjadi lebih erat tak sebatas hubungan dari pembeli dan penjual.
"Event ini targetnya untuk anak-anak muda pria maupun wanita. Tema yang diangkat pun yaitu Pop jadi anak muda yang tertarik di music, art, pop culture, dan event kami undang untuk datang," jelasnya.
Tak kurang 120 pengunjung hadir dalam dua hari event ini. Mereka kata Alif, terlihat sangat antusias.
Konsep interaktif yang dihadirkan menjadi daya pikat menarik untuk pengunjung.
"Kami hanya menyebarkan flayer ini kemudian syukurnya banyak yang datang tidak hanya pelanggan. Tapi pengunjung baru juga datang," sebutnya.
Lirik Melirik pun tak sebatas menghubungkan antar pengunjung.
Event ini juga bekerjasama dengan sejumlah Local Community atau Seniman Kreatif di Kota Bogor.
Para local community ini pun akan dihubungkan dengan pengunjung yang datang.
"Jadi pengunjung yang datang selain bisa bercengkerama antar pengunjung bisa juga datang ke local community yang mendirikan tenant. Untuk local Community kami mendekatkan mereka ke target pasar," bebernya.
Terdapat empat local community dan seniman kreatif yang ikut membuka tenant di event ini.
Mereka yaitu komunitas sepeda bernama Olah Gaya yang menawarkan kaos dan berbagai fashion khas mereka, Eternal Store yaitu toko yang menawarkan berbagai produk kaset dan alat pemutar musik tempo dulu.
Kemudian La Komple yang menawarkan aksesoris seperti gelang, kalung, dan sebagainya yang dapat di costum sesuai selera.
Serta PrettyGood yang menawarkan nails art atau menghias kuku dengan berbagai macam motif.
"Kami menghubungkan mereka dengan pengunjung maupun sebaliknya. Dan berdampak positif sebab ada pengunjung yang akhirnya bisa masuk ke komunitas Olah Gaya karena datang di event ini," jelasnya.
Event khas anak muda ini pun tak lengkap bila tidak melantunkan musik dan lagu pop.
Sepanjang event musik dan lagu akan didendangkan bahkan di penghujung acara pengunjung akan diajak karaoke bersama.
Baca Juga: Fakta Lain Macet Horor di Kawasan Puncak Bogor, Ternyata Membawa Berkah, Ini Ceritanya
"Jadi kami putarkan lagu dan musik yang jadi playlist kami sepanjang event musik diputar dan ada penampilan disk jockey juga. Kemudian di akhir kami ajak karaoke," katanya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga