RADAR BOGOR – Di balik hiruk-pikuk kota, Tan Ek Tjoan berdiri sebagai warisan roti legendaris Indonesia.
Berdiri sejak tahun 1921 di kawasan Kota Bogor, bakery ini tak hanya menyuguhkan aroma roti klasik yang menggoda, tetapi juga menyimpan warisan sejarah kuliner yang tak lekang oleh waktu.
Sebagai bakery Tionghoa tertua di Indonesia, Tan Ek Tjoan telah melewati zaman kolonial hingga era digital.
Namun yang membuatnya istimewa bukan hanya usia, melainkan konsistensi rasa.
Roti-roti yang ditawarkan masih diolah dengan resep dan metode tradisional, seperti penggunaan ragi alami dan fermentasi manual yang memakan waktu berjam-jam.
Meski tampil sederhana, etalase Tan Ek Tjoan menyuguhkan aneka roti klasik seperti gambang, krenten, dan kasur isi daging yang digemari berbagai generasi.
Rasanya otentik, teksturnya padat namun lembut, dan aromanya membawa nostalgia akan masa kecil di rumah nenek.
Kini, Tan Ek Tjoan telah membuka cabang di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Tangerang, namun tetap mempertahankan konsep “old but gold” yang menjadi ciri khas.
Di tengah persaingan bakery kekinian dengan topping fancy dan konsep Instagramable, Tan Ek Tjoan tetap berdiri teguh sebagai tempat yang menjual rasa otentik dalam bentuk sederhana.
Lokasi dan Info Tambahan
Alamat pusat: Jalan Suryakencana Nomor 61, Kota Bogor
Cabang: Jakarta Selatan, Bintaro, BSD
Jam buka: 07.00 – 21.00 WIB
Rekomendasi: Roti gambang, roti sobek, roti krenten
Harga: Mulai dari Rp8.000-an
Tan Ek Tjoan bukan sekadar toko roti, tapi simbol rasa yang diwariskan turun-temurun.
Jika Anda ingin merasakan cita rasa legendaris yang jujur dan bersahaja, kunjungan ke bakery ini adalah perjalanan rasa yang tak boleh dilewatkan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim