Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cungkring Mang Uceng Surken Bogor, Porsi Melimpah, Bumbu Kacang Kental Cuma Rp20 Ribu

Yosep Awaludin • Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:20 WIB
Cungkring Mang Uceng di kawasan Suryakencana Bogor.
Cungkring Mang Uceng di kawasan Suryakencana Bogor.

RADAR BOGOR – Cungkring menjadi salah satu kuliner khas Bogor yang banyak diburu pecinta makanan tradisional.

Cungkring, hidangan berbahan dasar kikil sapi ini biasanya disantap dengan lontong, gorengan, dan siraman bumbu kacang gurih.

Di kawasan Suryakencana (Surken) Kota Bogor, salah satu yang cukup populer adalah Cungkring Mang Uceng yang sudah berjualan hampir tujuh tahun.

Mang Uceng memulai usahanya dengan memikul dagangan keliling. Kini, ia berjualan menggunakan gerobak, dan ke depannya berencana memakai motor agar lebih praktis.

Meski belum memiliki cabang, racikan cungkringnya menjadi favorit banyak pengunjung, terutama saat akhir pekan.

Menu yang tersedia meliputi kulit kepala, kulit badan, hingga kuping sapi. Kadang, tersedia pula kaki sapi, terutama di hari Sabtu atau Minggu.

Semua disajikan dengan bumbu kacang kental tanpa campuran, tambahan kecap manis, sambal hijau, dan taburan bawang goreng yang melimpah.

Satu porsi cungkring dibanderol Rp20 ribu, lengkap dengan dua potong gorengan, lontong padat, dan potongan kikil kenyal berukuran besar.

Porsinya melimpah, bahkan bisa dinikmati berdua. Keistimewaan lainnya adalah lontong yang dibungkus daun patat, sehingga menghadirkan aroma wangi khas.

Bagi yang datang siang hari, pilihan gorengan lebih bervariasi seperti bala-bala dan bakwan jagung.

Lokasinya berada di depan Pempek Jebus Kloto, Surya Kencana, Bogor. Mang Uceng biasanya mulai berjualan pukul 09.30 hingga 15.00 atau sampai dagangan habis.

Bagi pencinta kuliner Bogor, sajian ini bisa jadi pilihan tepat untuk sarapan atau makan siang saat menjelajah Surya Kencana. Jangan lupa datang lebih pagi agar tidak kehabisan!. (***)

Penulis: Muhammad Fadly Ardhian S/PKL Universitas Pakuan
Sumber: YouTube KUBILER

Editor : Yosep Awaludin
#cungkring #bogor #Suryakencana