Review Jujur Ayam Goreng Trolok Khas Bogor, Food Vlogger Ternama Ini Sebut Lalapannya 'Sekebon'
Gabriel Anderson Nainggolan• Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:47 WIB
Ayam Goreng Trolok, rekomendasi kuliner di Bogor, Jawa Barat.
RADAR BOGOR - Satu porsi ayam goreng dengan lalapan biasa mungkin sudah sering ditemui di berbagai warung makan. Namun di Bogor, ada satu tempat makan yang menawarkan pengalaman berbeda.
Lalapan yang disajikan bukan sekadar pelengkap, melainkan bisa diambil dalam jumlah sangat banyak hingga dijuluki “sekebon”. Keunikan inilah yang membuat Ayam Goreng Trolok menjadi sorotan para pecinta kuliner.
Warung makan sederhana ini semakin dikenal luas setelah direview oleh food vlogger ternama dalam kanal Youtube Separuh Aku Lemak.
Dalam videonya, ia memperlihatkan bagaimana pembeli bisa mengambil lalapan sendiri dalam jumlah besar, mulai dari timun, kol, hingga daun kemangi yang tersedia dalam wadah besar.
Lokasi Ayam Goreng Trolok berada di kawasan Bogor, tepatnya di daerah Tajur. Meski tempatnya tergolong sederhana dan tidak terlalu besar, warung ini kerap ramai didatangi pelanggan yang penasaran dengan konsep makan yang tidak biasa tersebut.
Dalam tayangan videonya, Separuh Aku Lemak tampak antusias melihat jumlah lalapan yang disediakan.
Ia bahkan menyebut bahwa lalapan yang tersedia benar-benar melimpah dan bisa diambil sepuasnya oleh pengunjung yang datang makan di tempat tersebut.
“Ini lalapannya bukan cuma banyak, tapi bisa dibilang sekebon,” ujarnya sambil memperlihatkan berbagai sayuran segar yang disiapkan untuk pelanggan. Komentar tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian penonton di kanal YouTube miliknya.
Menu utama yang ditawarkan tentu saja ayam goreng dengan bumbu sederhana khas warung makan Jawa Barat.
Keunikan konsep lalapan bebas inilah yang membuat Ayam Goreng Trolok sering dibicarakan oleh para pecinta kuliner.
Banyak orang datang bukan hanya untuk makan ayam gorengnya, tetapi juga untuk merasakan sensasi mengambil lalapan dalam jumlah besar seperti yang terlihat di video review.
Konten kuliner seperti ini juga dinilai menarik bagi para kreator YouTube karena visual makanannya terlihat melimpah.
Tumpukan lalapan yang besar sering menjadi daya tarik tersendiri yang membuat penonton penasaran untuk mencoba langsung.