RADAR BOGOR - Momen Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 identik dengan kehangatan keluarga dan deretan santapan lezat yang kaya akan santan serta lemak, mulai dari opor ayam, rendang, hingga gulai nangka.
Namun, konsumsi makanan tinggi kalori secara berlebihan ini sering kali membawa dampak buruk bagi kesehatan, salah satunya adalah lonjakan kadar kolesterol dalam darah.
Peningkatan kolesterol, khususnya jenis kolesterol jahat (LDL), tidak boleh disepelekan karena dapat memicu risiko penyakit kardiovaskular yang serius, seperti serangan jantung dan stroke.
Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk segera melakukan langkah penanganan yang tepat guna mengembalikan keseimbangan tubuh setelah hari raya.
Berdasarkan informasi dari kanal YouTube EKO AZIS, berikut adalah 5 rekomendasi minuman enak yang efektif untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda:
1. Jus Alpukat
Minuman ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol jahat serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh.
2. Teh Hijau
Dikenal luas karena kandungan antioksidan katekin yang tinggi, teh hijau membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kesehatan jantung jika diminum secara rutin.
3. Jus Jeruk
Kesegaran jus jeruk mengandung vitamin C dan flavonoid yang terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam darah.
Baca Juga: Cek 3 Tips Menyimpan Rendang Sisa Lebaran 2026 agar Tidak Mudah Basi: Caranya Mudah dan Praktis
4. Jus Delima
Jus ini memiliki kandungan antioksidan polifenol yang sangat tinggi, berfungsi menjaga kesehatan pembuluh darah arteri dan mencegah penumpukan plak lemak.
5. Susu Kedelai
Mengandung protein kedelai yang ampuh melawan kolesterol jahat, terutama jika digunakan sebagai alternatif pengganti susu sapi biasa.
Menikmati hidangan Lebaran 2026 memang momen yang membahagiakan, namun menjaga kesehatan jantung pasca hari raya jauh lebih penting.
Yuk, mulai rutin mengonsumsi minuman sehat di atas dan imbangi dengan pola hidup aktif agar tubuh kembali bugar dan kolesterol tetap terkendali.***
Editor : Eli Kustiyawati