Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

7 Band Rock Dunia yang Gagal Farewell, Ozzy Osbourne Bahkan Bilang Pensiun itu Ngebosenin

Yosep Awaludin • Selasa, 7 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Deretan band rock dunia yang batal pensiun dari panggung musik rock.
Deretan band rock dunia yang batal pensiun dari panggung musik rock.

RADAR BOGOR - Judas Priest, KISS, hingga Motley Crue adalah nama-nama besar band rock yang membuktikan satu hal, pensiun di dunia rock itu sulit.

Serangkaian tur perpisahan yang megah, ternyata hanya menjadi jeda singkat sebelum para band rock itu kembali menggemparkan panggung.

Judas Priest salah satunya. Dikutip dari Instagram authenticity_id, band rock itu mengumumkan Epitaph World Tour (2011-2012) sebagai akhir karier mereka.

Tur ini sempat diwarnai drama, termasuk keluarnya gitaris K.K. Downing sebelum show dimulai.

Namun, hanya berselang dua tahun, legenda metal ini sudah kembali. Mereka merilis album Redeemer of Souls (2014) dan memulai tur baru, membuktikan bahwa daya tarik panggung lebih kuat dari janji pensiun.

Grup ikonik KISS juga tidak kalah dramatis. Setelah 142 konser farewell di 2000, publik mengira formasi klasik mereka benar-benar tamat. Kembalinya KISS saat itu terasa sangat melegakan bagi semua orang.

Vokalis Paul Stanley segera mengklarifikasi. Ia tidak ingin pamit pada band, melainkan hanya pada dua member tertentu.

KISS pun lanjut dengan lineup baru dan bahkan membuat farewell kedua, End of the Road Tour.

Mötley Crüe adalah kasus paling unik, karena mereka menandatangani The Cessation of Touring Agreement.

Kontrak resmi tersebut menjamin denda jika mereka kembali melakukan tur bersama setelah The Final Tour (2014-2015).

Kontrak tersebut pun akhirnya dibakar di video promo empat tahun kemudian. Tawaran uang besar untuk tur stadion bareng Def Leppard, Poison, dan Joan Jett, ternyata menjadi alasan utama bagi mereka untuk kembali.

Vokalis Nine Inch Nails, Trent Reznor, sempat mengumumkan Wave Goodbye Tour (2009). Namun, dia merasa konser perpisahannya itu kurang intim dan tidak sesuai standar perfeksionisnya.

Empat tahun berselang, Nine Inch Nails kembali dengan album Hesitation Marks dan tur yang lebih intim.

Ini membuktikan bahwa hasrat artistik seorang musisi sejati tidak mudah untuk dimatikan begitu saja.

Ozzy Osbourne pensiun setelah diagnosis salah yaitu multiple sclerosis. No More Tours Tour (1992) ditutup epik dengan reuni Black Sabbath di panggung. Pensiun itu justru sangat membosankan baginya.

Tiga tahun kemudian, Ozzy kembali dengan nama tur yang jenaka: Retirement Sucks Tour (1995).

Kesehatan dan adrenalin panggung terbukti menjadi faktor penentu kembalinya Pangeran Kegelapan (Prince of Darkness).

Scorpions berencana pamit setelah album Sting in the Tail (2010). Sepanjang tur perpisahan, antusiasme fans meledak. Vokalis Klaus Meine mengakui mereka sulit menemukan "pintu keluar pesta terbaik".

Daripada bubar, Scorpions hanya mengurangi jadwal tur mereka mulai tahun 2012. Band asal Jerman ini membuktikan bahwa dukungan penggemar yang kuat adalah power source yang tidak bisa mereka tolak.

Terakhir, ada The Who yang pamit setelah tur dunia tahun 1982. Namun, mereka muncul kembali pada tahun 1985 untuk konser Live Aid. Perpisahan itu ternyata hanya formalitas semata yang penuh drama panggung.

Secara keseluruhan, kisah para band rock ini menjadi pengingat. Pensiun di dunia musik rock, bagi para legenda sejati, hanyalah sebuah formalitas. Musik dan panggung akan selalu memanggil mereka kembali. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#band rock #pensiun #judas priest