RADAR BOGOR - Boy group K-pop NOMAD resmi mengakhiri aktivitas grup (disband/bubar). Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh agensi Nomad Entertainment pada 12 Januari 2026 melalui pernyataan resmi.
Dalam keterangannya, Nomad Entertainment menyebutkan bahwa keputusan menghentikan aktivitas grup diambil setelah mempertimbangkan berbagai kondisi manajerial.
Agensi Nomad Entertainment juga mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil diskusi panjang dan terbuka bersama seluruh anggota.
“Setelah mempertimbangkan berbagai kondisi manajerial secara menyeluruh, serta melalui diskusi yang tulus dan panjang bersama para anggota, kami memutuskan untuk menghentikan aktivitas grup dan melanjutkan kegiatan masing-masing anggota secara individu,” tulis pihak agensi.
Nomad Entertainment menyampaikan rasa tanggung jawab dan permohonan maaf kepada para penggemar yang selama ini setia menantikan aktivitas grup.
Agensi berharap para penggemar tetap memberikan dukungan terhadap langkah baru yang akan dijalani para anggota ke depannya.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada para penggemar yang telah menunggu, serta memohon agar ke depannya tetap mendukung perjalanan baru para anggota dengan pandangan yang hangat,” lanjut pernyataan tersebut.
NOMAD merupakan grup beranggotakan lima orang, yaitu Doy, Sangha, Won, River, dan Junho.
Grup ini debut pada Februari 2024 melalui album EP bertajuk NOMAD.
Sejak debut, NOMAD dikenal sebagai grup pendatang baru yang aktif menampilkan konsep musik dan penampilan yang khas.
Meski aktivitas grup dihentikan, Nomad Entertainment memastikan akan tetap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan individu para anggota, terutama dalam hal kerja sama dan proyek yang masih memerlukan keterlibatan agensi.
“Perusahaan akan secara aktif mendukung agar seluruh pekerjaan yang memerlukan kerja sama dapat berjalan dengan lancar,” tutup pernyataan resmi tersebut.
Pengumuman ini menandai berakhirnya perjalanan NOMAD sebagai grup, sekaligus menjadi awal baru bagi para anggotanya dalam menapaki karier masing-masing secara individu.***
Editor : Eli Kustiyawati