RADAR BOGOR — Setelah sekian lama dinanti, Blackpink akhirnya memberikan kepastian mengenai comeback mereka di tahun ini.
Melalui unggahan di akun X resmi @BLACKPINK, grup asuhan YG Entertainment ini melepas dua kejutan sekaligus, video teaser untuk lagu utama berjudul GO dan motion graphic untuk mini album ketiga mereka, DEADLINE.
Berdasarkan cuplikan teaser resmi mereka, Blackpink tampaknya akan mengusung konsep yang lebih dewasa dan sinematik.
Teaser tersebut dibuka dengan visual mata yang tajam dan elemen-elemen abstrak yang didominasi warna monokrom.
Ada detail menarik yang mencuri perhatian, yaitu beberapa cuplikan menunjukkan para anggota dalam siluet yang dramatis serta elemen visual yang menyerupai pusaran waktu.
Di akhir video, vokal bertenaga salah satu anggota terdengar meneriakkan kata "GO!", seolah memberikan sinyal bahwa mereka siap melesat melampaui ekspektasi sebelumnya.
Bersamaan dengan teaser video, Blackpink juga merilis motion graphic untuk album fisik DEADLINE.
Berbeda dengan konsep album sebelumnya, kali ini mereka memilih palet warna yang memadukan hitam pekat dengan sentuhan pink neon yang kontras.
Dalam video tersebut, terlihat desain album yang futuristik dengan ornamen jam pasir yang unik, senada dengan tema "Deadline" yang diangkat, dengan detail yang sangat memanjakan mata para BLINK (sebutan fans BLACKPINK).
Penggemar tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menikmati karya terbaru ini. Melansir dari informasi resmi di akun X mereka, baik lagu utama maupun album akan dirilis serentak pada 27 Februari 2026.
Antusiasme penggemar Blackpink sudah terlihat meledak di media sosial. Kurang dari waktu 12 jam, unggahan teaser tersebut telah mencapai 2 Juta penonton di YouTube, bahkan mencapai 6 Juta penonton lebih di akun X resmi @BLACKPINK.
Proses pre-save dan pemesanan album sudah mulai dibuka melalui tautan resmi yang dibagikan di bio media sosial mereka.
Dengan jajaran produser papan atas dan visual yang sangat terkurasi, DEADLINE diprediksi akan menjadi salah satu album paling berpengaruh di tahun 2026. (Luthfiyah/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin