Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sal Priadi Rilis Video Musik Lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa, Angkat Kisah Haru Seorang Ayah

Yosep Awaludin • Minggu, 15 Maret 2026 | 12:00 WIB

Penyanyi Sal Priadi merilis video musik lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa yang menampilkan kisah perjuangan seorang ayah dalam diam.
Penyanyi Sal Priadi merilis video musik lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa yang menampilkan kisah perjuangan seorang ayah dalam diam.

RADAR BOGOR - Penyanyi dan penulis lagu Sal Priadi kembali menghadirkan karya yang menyentuh hati pendengarnya melalui video musik terbaru untuk lagu "Ada Titik-Titik di Ujung Doa".

Video musik tersebut resmi dirilis pada 11 Maret 2026 melalui kanal YouTube resmi milik Sal Pribadi.

Lagu Sal Pribadi ini sebenarnya bukan karya baru. "Ada Titik-Titik di Ujung Doa" pertama kali dirilis pada 30 April 2024 sebagai bagian dari album MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS atau yang kerap disingkat MASPF.

Namun, lagu ini kembali ramai diperbincangkan setelah Sal Priadi membawakan versi live performance pada 30 Januari 2026, yang kemudian viral di berbagai platform media sosial. Kini, melalui perilisan video musik resminya, lagu tersebut seolah mendapatkan napas baru.

Berdasarkan keterangan dalam deskripsi video di kanal YouTube @SalPriadi, video musik ini menjadi video musik resmi keempat dari album MASPF, setelah “Semua Lagu Cinta”, “Dari Planet Lain”, dan “Gala Bunga Matahari”.

Perilisannya pun tidak hanya menjadi penutup perjalanan sebuah lagu, tetapi juga disebut sebagai titik penyambung menuju fase kreatif berikutnya dalam karya Sal Priadi.

Jika dilihat secara visual, video musik ini menghadirkan cerita yang sederhana tetapi sangat menyentuh hati.

Cerita berpusat pada sosok seorang ayah yang menjalani hari-harinya dengan bekerja keras. Dalam keheningan rutinitas, terselip rasa rindu kepada anak dan istrinya, rasa lelah, serta harapan yang tidak selalu terucap.

Meskipun demikian, ada satu hal yang selalu ia lakukan, yakni menyebut nama orang-orang yang ia cintai di dalam doa.

Pendekatan visual dalam video musik ini terasa tenang dan minimalis. Kamera banyak menyorot keseharian sang ayah, menggambarkan bagaimana perjuangan batin seseorang sering kali tersembunyi di balik aktivitas yang terlihat biasa.

Makna dari frasa “titik-titik” dalam judul dan lirik lagu pun menjadi simbol penting. Titik-titik tersebut digambarkan sebagai ruang sunyi dalam doa, sebuah jeda yang tidak pernah benar-benar kosong.

Di sanalah nama-nama orang terkasih diselipkan, disebut pelan-pelan, dengan harapan yang tidak selalu diketahui orang lain.

Lirik lagu ini sendiri juga memperlihatkan sisi emosional yang dalam. Kalimat seperti “Ada titik-titik di ujung doa keselamatan penutup malam, Kuisi dengan namamu" menggambarkan bagaimana seseorang menyelipkan nama orang yang dicintainya dalam doa sebelum tidur.

Tidak hanya tentang cinta, lagu ini juga menyentuh tema pengampunan, kerinduan, dan luka yang perlahan dipulihkan.

Dalam salah satu bagian liriknya,

Ini rasanya sulit sekali
Ingat hatiku dihancurkan jadi berkeping-keping
Hari ini aku coba merakitnya lagi
Meski kalau diamati
Agak aneh bentuknya...

Tersirat upaya seseorang untuk kembali merakit hatinya yang pernah hancur. Dengan lirik yang puitis dan aransemen musik yang lembut, karya ini terasa seperti surat yang ditulis dalam diam, tidak selalu keras, tetapi cukup untuk mengetuk perasaan pendengarnya.

Video musik Ada Titik-Titik di Ujung Doa disutradarai oleh Bernardus Raka, dengan menampilkan aktor Seteng Sadja sebagai sosok ayah dalam cerita.

Melalui karya ini, Sal Priadi kembali menunjukkan kekuatannya dalam merangkai cerita sederhana menjadi sesuatu yang terasa dekat dengan kehidupan banyak orang, tentang doa yang lirih, rindu yang disimpan, dan nama-nama yang selalu disebut dalam diam. (Sarah/Unpad)

Editor : Yosep Awaludin
#penyanyi #Sal Pribadi #video musik