Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wijaya80 dan Sal Priadi Rilis Karya Terbaru Bulan Bintang, Garis Menyilang, Angkat Kisah Cinta Lintas Keyakinan

Yosep Awaludin • Senin, 23 Maret 2026 | 08:40 WIB

Wijaya80 dan Sal Priadi dalam kolaborasi lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang.
Wijaya80 dan Sal Priadi dalam kolaborasi lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang.

RADAR BOGOR - Kolaborasi antara Wijaya80 dan Sal Priadi kembali menghadirkan karya terbaru berjudul “Bulan Bintang, Garis Menyilang”.

Lagu karya dari Wijaya08 dan Sal Pribadi ini resmi dirilis pada 19 Maret 2026 dan langsung menyita perhatian karena mengangkat tema yang jarang dibicarakan secara terbuka, yaitu cinta di tengah perbedaan keyakinan.

Informasi perilisan lagu ini tercantum dalam deskripsi video yang diunggah melalui kanal YouTube resmi WIJAYA80.

Dalam proyek ini, Wijaya80 dan Sal Priadi tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga terlibat dalam proses kreatif.

Lagu ini diproduseri oleh Erikson Jayanto, dengan penulisan lirik dan komposisi yang turut melibatkan Ardhito Pramono, Hezky Joe, serta Sal Priadi.

Secara garis besar, lagu ini bercerita tentang dua insan yang saling mencintai, tetapi harus berhadapan dengan realitas perbedaan keyakinan.

Konflik tersebut sudah terasa sejak awal lirik, ketika simbol-simbol identitas menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari, tetapi juga tak ingin disembunyikan.

Kalung salib kecil itu, tak perlu kau tutupi, Ketika kau bertemu keluargaku, jangan kamu malu.

Lirik tersebut menggambarkan keberanian untuk tetap jujur dalam hubungan, meski ada jarak yang tidak kasatmata di antara keduanya.

Bukan sekadar tentang cinta, tetapi juga tentang penerimaan, baik dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Pada bagian reff, nuansa emosional lagu ini semakin terasa melalui pertanyaan yang ditujukan kepada Tuhan:

Tuhan, apakah mungkin masih Engkau terima. Dua insan yang keyakinannya beda…”

Pertanyaan itu bukan sekadar lirik, melainkan cerminan kegelisahan yang sering hadir dalam hubungan lintas keyakinan. Ada harapan, ada keraguan, dan ada doa yang diam-diam dipanjatkan.

Melalui unggahan di Instagram @wijaya80s, dijelaskan bahwa lagu ini terinspirasi dari kisah cinta yang lahir di tengah perbedaan. Namun, tetap memilih untuk bertahan.

Bahkan, lagu ini dirilis menjelang momen Lebaran dengan harapan bisa menjadi pengantar perayaan yang tidak dibatasi oleh perbedaan.

Dalam narasi yang dibagikan, Wijaya80 dan Sal Priadi menyampaikan bahwa karya ini diharapkan menjadi teman bagi banyak orang, untuk menguatkan, menemani, dan menjadi pengingat bahwa cinta tidak selalu harus seragam untuk bisa bertahan.

Dengan lirik yang puitis dan aransemen yang lembut, “Bulan Bintang, Garis Menyilang” tidak hanya hadir sebagai lagu, tetapi juga sebagai ruang refleksi.

Tentang bagaimana dua orang bisa saling mencintai, meskipun jalan yang mereka tempuh tidak selalu searah.

Lagu “Bulan Bintang, Garis Menyilang” kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital. (Sarah/Unpad)

Editor : Yosep Awaludin
#Wijaya80 #karya terbaru #Sal Pribadi