
RADAR BOGOR - Kabar mengenai masa depan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai menemukan titik terang.
Rencana memberikan kesempatan kepada PPPK paruh waktu untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu pada 2027 mendapat apresiasi dari Partai Gerindra.
Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Andre Rosiade menilai, keputusan tersebut menjadi bentuk perhatian negara terhadap para guru yang selama ini menanti kepastian status dan masa depan kepegawaiannya.
Baca Juga: Unik dan Sporty! Keluarga Irfan Bachdim Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lari Pagi 1,78 Km
Andre menyampaikan apresiasi itu pada Kamis, 20 Agustus 2026, setelah DPR RI bersama pemerintah menyelesaikan rapat koordinasi dan finalisasi kebijakan penataan status kepegawaian guru PPPK.
PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu
Salah satu hasil pembahasan tersebut adalah pemberian kesempatan bagi guru PPPK paruh waktu untuk menjadi PPPK penuh waktu pada 2027.
Andre Rosiade mengapresiasi, langkah pimpinan DPR RI dan kementerian terkait yang dinilai mampu merespons persoalan status guru PPPK.
Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kepastian yang selama ini dinantikan para pendidik.
Ia menilai, kepemimpinan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam proses pembahasan bersama pemerintah menunjukkan adanya upaya serius untuk menyelesaikan persoalan kepegawaian guru PPPK.
Bagi Andre, kepastian mengenai status PPPK, termasuk peluang bagi PPPK paruh waktu untuk beralih menjadi penuh waktu dan kesempatan menuju status ASN/PNS, merupakan bentuk keadilan bagi para guru.
Gerindra Pastikan Kawal Proses di Daerah
Andre yang juga menjabat Sekretaris Fraksi Gerindra MPR RI mengatakan, keputusan tersebut diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran guru honorer dan PPPK mengenai masa depan mereka.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




