RADAR BOGOR—Virus Human Metapneumovirus, juga dikenal sebagai HMPV, saat ini sedang mewabah di China dan Malaysia.
Di Malaysia, HMVP dianggap bukan virus baru, tetapi virus HMPV menyebar dengan cepat dari China ke bagian utara.
Sebagai informasi yang dikumpulkan dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Laboratorium Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), sebanyak 327 sempel HMPV yang positif ditemukan pada 2024.
KKM juga menemukan 225 sempel HMPV positif di negara tersebut pada tahun sebelumnya. KKM kemudian menyatakan bahwa virus ini bukan penyakit baru di negara itu, dan individu yang terinfeksi juga tidak perlu melaporkan atau menginformasikannya.
Di China bagian utara, kasus ini sering menyerang kelompok dengan kekebalan rendah, seperti anak-anak dan orang dewasa di bawah 14 tahun.
Mengenal virus HMPV
Virus HMPV menyebabkan infeksi saluran pernapasan dengan gejala seperti flu. Virus ini termasuk dalam famili Pneumoviridae bersama respiratory synctyal virus (RSV), pertama kali ditemukan pada 2001.
Mereka yang tidak memiliki kekebalan tubuh yang cukup biasanya rentan terkena virus ini, yang biasanya muncul dari bulan Desember hingga Januari.
HMPV sendiri memiliki gejala yang mirip dengan flu, seperti demam, batuk, hidung tersumbat, dan sesak napas.
Namun, perlu diwaspadai karena gejala dapat menyebabkan bronkitis atau pneumonia. Masa inkubasi virus tersebut diperkirakan berkisar antara tiga hingga enam hari, tergantung pada tingkat keparahan.
Cara mencegah Virus HMPV
Untuk mencegah tubuh terpapar virus HMPV, orang-orang di masyarakat dapat melakukan hal-hal berikut:
- Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan kotor
- Hindari bersentuhan dengan orang yang terpapar.
- Minum air hangat untuk mengurangi iritasi tenggorokan
- Gunakan pelembap udara (humidifier) untuk pernapasan yang lebih nyaman.
(***)
Editor : Yosep Awaludin