RADAR BOGOR - Ada kabar terbaru yang menggembirakan terkait bantuan sosial atau bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap kedua tahun 2025.
Beberapa bukti struk pencairan sudah tersebar di media sosial dan nominal yang cair bervariasi ada yang mencapai Rp3.300.000 dan banyak juga yang menerima Rp600.000.
Bahkan ada informasi di media sosial bahwa status terbaru di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional) pada data DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) sudah menunjukkan proses SI (Standing Instruction).
Ini berarti dalam waktu dekat atau sekitar 1 hingga 3 hari ke depan, bansos PKH dan BPNT tahap kedua akan segera disalurkan.
Untuk mengecek saldo KKS Merah Putih Anda pastikan status di SIKS-NG sudah SI dan bisa mengeceknya melalui:
- Mesin ATM
- Agen BRILink
- Aplikasi m-banking masing-masing bank penyalur (BNI Mobile untuk BNI, Brimo untuk BRI, Livin by Mandiri untuk Mandiri, dan BSI Mobile untuk BSI).
Update terbaru untuk PKH dan BPNT tahap kedua termin pertama sudah muncul di aplikasi DTSEN. Nominal bantuan tahap kedua tahun 2025 termin pertama sudah terlihat, misalnya untuk Bank BNI.
Beberapa bukti struk menunjukkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 (baik BPNT maupun PKH) ke kartu KKS Merah Putih.
Contohnya, ada KPM yang mengecek melalui BNI Mobile pada 8 Juni 2025 pukul 14.03 WIB, dengan keterangan: "Pemerintah BPG 182 Set Ditjen PSPK Kementerian Sosial."
Ini mengonfirmasi bahwa bantuan disalurkan oleh Kementerian Sosial RI, kemungkinan besar untuk PKH.
Ada juga pengecekan di agen BRILink pada 8 Juni 2025 pukul 16:07 WIB di KCP Bandengan (kemungkinan wilayah Jakarta), dengan nominal Rp600.000. Ini bisa jadi untuk PKH komponen lansia/disabilitas atau BPNT periode April-Mei-Juni 2025.
Di Bank Syariah Indonesia (BSI), khususnya di wilayah Aceh, ada pencairan fantastis sebesar Rp3.308.000 pada Minggu, 8 Juni 2025 pukul 00.56 WIB.
Kabar baik lainnya, ada laporan bahwa proses SI sudah muncul untuk PKH tahap kedua termin pertama pada data DTSEN terbaru.
Hal ini menunjukkan bahwa untuk beberapa KPM, status sudah berubah menjadi "proses SI" untuk periode April-Mei-Juni 2025. Sementara itu, "sudah transaksi" merujuk pada periode sebelumnya (Januari-Februari-Maret 2025).
Jika Anda sudah mengecek dan belum ada saldo, harap bersabar. Proses SP2D/SI memang berbeda-beda untuk setiap KPM, terutama dengan adanya sistem DTSEN yang sedikit membingungkan dibandingkan DTKS sebelumnya.
Dulu, jika status SPM, mayoritas KPM bansos akan SPM. Jika SI, mayoritas juga akan SI. Namun, di tahun 2025 dengan DTSEN, ada perbedaan status (SPM, cek rekening, SI) antar KPM.***