Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Alhamdulillah! Bansos Bonus Rp400 Ribu Sudah Bisa Cek Rekening, Ada 1,3 Juta KPM Gagal Cair, Ini Solusinya

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 20 Juni 2025 | 12:57 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR – Saat ini, penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT sudah mencapai mayoritas KPM.

Hampir 80 persen dari 10 juta KPM bansos PKH dan 18,3 juta KPM BPNT telah menerima bantuannya di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi Anda yang sudah cair, selamat! Gunakan bansos ini dengan bijak dan sesuai peruntukannya.

Hindari penggunaan untuk hal-hal yang tidak sesuai aturan Kementerian Sosial, seperti membeli rokok, minuman keras, atau obat-obatan terlarang.

Pelanggaran aturan bisa berakibat pencoretan nama Anda dari daftar penerima pada tahap berikutnya.

Bantuan Penebalan Rp400.000 untuk KPM BPNT Murni: Status Cek Rekening

Kabar baik datang untuk bantuan sosial penebalan senilai Rp400.000 atau bonus Rp400.000.

Saat ini, setelah penantian panjang pascapenyaluran PKH dan BPNT reguler, status bantuan ini di aplikasi SIKS-NG Supervisor sudah menunjukkan "proses cek rekening".

Jika sudah dalam tahap "cek rekening", artinya bank penyalur (Bank BSI, BRI, Mandiri, dan BNI) sedang memverifikasi kembali data rekening KPM, termasuk nama di rekening dan KTP, untuk memastikan kesesuaian data.

Hal ini penting agar tidak terjadi masalah gagal salur. Jadi, bagi Anda, khususnya penerima manfaat sembako, bersiaplah karena dalam waktu dekat akan ada saldo masuk lagi sejumlah Rp400.000 ke rekening bank masing-masing, termasuk yang melalui PT Pos Indonesia.

Sesuai informasi resmi dari Kementerian Sosial, bantuan penebalan Rp400.000 ini hanya diperuntukkan bagi KPM Sembako Murni.

KPM PKH Murni mungkin bertanya-tanya mengapa tidak mendapatkan bantuan Rp400.000 ini.

Pemerintah telah menganalisis bahwa KPM Sembako Murni hanya menerima bantuan sosial Rp200.000 per bulan (total Rp600.000 per periode).

Sementara itu, mayoritas KPM PKH memiliki beberapa komponen yang memungkinkan mereka menerima bantuan jauh lebih besar, bahkan ada yang mencapai Rp1 juta ke atas per periodenya. Oleh karena itu, bantuan penebalan ini difokuskan pada KPM BPNT Murni.

Belum ada informasi lebih lanjut apakah KPM BPNT plus PKH juga akan menerima bantuan ini. Untuk saat ini, KPM PKH Murni tidak termasuk penerima bantuan Rp400.000 tersebut.

1,3 Juta KPM Gagal Salur, Ini Penyebab dan Solusinya

Informasi terbaru dari Kementerian Sosial mengungkapkan adanya 1,3 juta KPM yang gagal salur. Bahkan, Menteri Sosial Gus Ipul menyatakan kekagetannya atas jumlah ini.

Kemensos menjelaskan bahwa terdapat beberapa kendala yang dialami oleh calon penerima:

•Rekening tidak aktif atau tidak ditemukan

•Perbedaan nama dan nomor rekening. Jika ada perbedaan ini, sistem tidak dapat melakukan transfer.

Kemensos terus berkoordinasi dengan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

Tujuan koordinasi ini adalah untuk memastikan validitas rekening dan mendeteksi adanya hal-hal aneh yang perlu ditindaklanjuti.

Solusi dari Kementerian Sosial adalah KPM yang mengalami gagal transfer ini akan dialihkan langsung ke PT Pos Indonesia.

Hal ini dilakukan karena proses perbaikan nomor rekening membutuhkan waktu yang lama.

Dengan dialihkan ke PT Pos, diharapkan bantuan sosial bisa segera tersalurkan tanpa menunggu terlalu lama.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pkh