Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ingin Dapat Bansos Lagi Setelah Dicoret? Ini Cara Mengubah Desil dan Memperbarui Data Agar Kembali Terdaftar menjadi Penerima Bansos 2025

Ira Yulia Erfina • Minggu, 13 Juli 2025 | 08:05 WIB
Suasana penyaluran bansos di Kecamatan Klambu beberapa waktu lalu.
Suasana penyaluran bansos di Kecamatan Klambu beberapa waktu lalu.

RADAR BOGOR - Salah satu indikator yang menentukan menjadi penerima Bantuan Sosial adalah sistem pembagian kesejahteraan dalam bentuk desil.

Dalam konteks perlindungan sosial, desil digunakan pemerintah untuk mengklasifikasikan tingkat kesejahteraan rumah tangga menjadi sepuluh lapisan, yang mana desil 1 merupakan kelompok masyarakat paling miskin, dan desil 10 menunjukkan kelompok paling sejahtera.

Namun yang sering menjadi pertanyaan adalah: apakah desil bisa berubah? Jawabannya adalah ya, desil sangat mungkin berubah, tergantung dinamika kehidupan dan data administrasi yang menyertainya.

Desil tidak bersifat tetap karena dibentuk berdasarkan data sosial ekonomi yang sifatnya dinamis.

Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Sosial, dan lembaga terkait lainnya secara berkala melakukan pembaruan data melalui berbagai mekanisme, mulai dari sensus seperti Regsosek, pendataan lapangan oleh pendamping sosial, hingga pembaruan data mandiri melalui aplikasi seperti SIKS-NG atau situs Cek Bansos.

Jika terdapat perubahan dalam informasi rumah tangga, maka posisi desil yang bersangkutan bisa naik atau turun mengikuti hasil evaluasi.

Perubahan desil seringkali terjadi karena adanya peningkatan atau penurunan pendapatan keluarga.

Sebagai contoh, sebuah keluarga yang sebelumnya berada di desil 2 karena memiliki penghasilan rendah bisa berpindah ke desil 5 atau 6 jika kemudian mereka membuka usaha, memiliki pekerjaan tetap, atau memperoleh sumber pendapatan lain yang meningkatkan taraf hidupnya.

Sebaliknya, jika terjadi pemutusan hubungan kerja, kehilangan aset produktif, atau bencana alam yang mengakibatkan kemiskinan mendadak, maka rumah tangga tersebut bisa saja turun ke desil lebih rendah dari sebelumnya.

Selain penghasilan, komposisi rumah tangga juga menjadi faktor penentu perubahan desil. Jika ada anggota keluarga yang menikah dan pindah, jumlah tanggungan menurun, atau anak yang sebelumnya sekolah kini mulai bekerja dan berkontribusi dalam ekonomi keluarga, maka profil kesejahteraan rumah tangga pun berubah.

Pemerintah menilai variabel-variabel ini secara holistik melalui algoritma pengukuran yang mempertimbangkan aset, pengeluaran, kepemilikan rumah, kendaraan, dan elemen lainnya.

Faktor lain yang sering menyebabkan perubahan desil adalah pembaruan data kependudukan. Kesalahan dalam pencatatan seperti NIK yang tidak valid, data ganda, atau alamat yang tidak sesuai bisa mempengaruhi sistem dalam mengkalkulasi tingkat kesejahteraan rumah tangga.

Saat data diperbaiki, maka sistem bisa menilai ulang kondisi rumah tangga berdasarkan informasi terbaru. Dalam banyak kasus, warga yang sebelumnya tidak terdaftar sebagai penerima bantuan bisa masuk ke desil rendah setelah datanya divalidasi, dan sebaliknya.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa jika ingin masuk kembali ke dalam daftar penerima bantuan sosial, maka perbaikan desil harus dilakukan melalui proses yang benar dan sah sesuai mekanisme pemerintah. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat ditempuh:

Pertama, warga harus memastikan data kependudukan mereka lengkap dan valid, terutama NIK, KK, status pekerjaan, pendidikan, jumlah anggota keluarga, dan alamat.

Jika ada ketidaksesuaian, segera lakukan pembaruan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) setempat agar data yang terekam di sistem nasional sesuai dengan kondisi saat ini.

Kedua, lakukan pembaruan data sosial ekonomi melalui jalur resmi, seperti mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk mengajukan permohonan pemutakhiran data penerima bantuan.

Petugas akan memandu proses pengisian formulir dan mencatat alasan perubahan status sosial ekonomi. Pendamping sosial dari Kementerian Sosial biasanya akan melakukan verifikasi ke lapangan sebelum data dikirim ke pusat.

Ketiga, warga bisa mengakses aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation) atau melalui aplikasi “Cek Bansos” resmi dari Kemensos.

Di dalamnya tersedia fitur “usul” dan “sanggah” untuk mengajukan permohonan sebagai penerima bantuan atau menyanggah jika merasa dicoret secara tidak tepat. Setiap pengajuan akan diperiksa dan diverifikasi oleh petugas sosial sesuai protokol yang berlaku.

Keempat, ikuti proses verifikasi lapangan jika diminta. Verifikasi ini menjadi dasar pemerintah dalam menentukan desil terbaru.

Dalam proses ini, rumah tangga akan dinilai dari sisi kondisi tempat tinggal, sumber penghasilan, jumlah tanggungan, hingga kepemilikan aset seperti kendaraan atau barang elektronik. Warga diimbau bersikap jujur dan terbuka agar hasil evaluasi mencerminkan kondisi sebenarnya.

Kelima, pastikan bahwa rekening bank yang digunakan untuk pencairan bansos masih aktif dan atas nama pribadi, bukan milik orang lain.

Pemerintah akan mencoret nama penerima jika ditemukan rekening tidak aktif, kartu ATM kadaluarsa, atau jika belum migrasi dari penyaluran via Pos ke bank Himbara.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, peluang warga untuk masuk ke desil rendah kembali terbuka dan berpotensi menerima kembali bantuan sosial seperti PKH, BPNT, bantuan beras, PIP, dan PBI JKN.

Perlu diingat bahwa tidak ada jalur khusus atau pungutan biaya dalam proses ini. Semua layanan bersifat gratis dan dilakukan melalui jalur resmi pemerintah.

Dengan demikian, meskipun desil bersifat fleksibel dan dapat berubah mengikuti dinamika kehidupan sosial ekonomi, masyarakat tetap memiliki ruang dan kesempatan untuk memperbaiki statusnya secara sah.

Perubahan desil bukan hanya tentang menerima atau tidak menerima bantuan, tetapi juga bagian dari mekanisme pemerintahan untuk memastikan setiap rupiah dana sosial sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.

Editor : Eka Rahmawati
#Desil #bansos