Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tips Memotret Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025 dengan Smartphone: Hasil Maksimal Tanpa Ribet

Khairunnisa RB • Sabtu, 6 September 2025 | 09:03 WIB
Ilustrasi hasil foto gerhana bulan total 7-8 September 2025 dengan kamera ponsel
Ilustrasi hasil foto gerhana bulan total 7-8 September 2025 dengan kamera ponsel

RADAR BOGOR – Langit Indonesia sebentar lagi akan menyuguhkan sebuah peristiwa langit yang jarang terjadi dan selalu dinantikan, yaitu gerhana bulan total.

Fenomena alam gerhana bulan total yang sarat keindahan ini diprediksi berlangsung mulai Minggu malam hingga Senin, 7-8 September 2025.

Keunikan gerhana bulan total menjadikannya bukan sekadar tontonan biasa, melainkan pertunjukan kosmik yang mampu membuat siapa saja terpesona.

Tidak mengherankan jika sejak jauh-jauh hari masyarakat sudah bersiap menyaksikan dan mendokumentasikan momen bersejarah ini, baik dengan kamera profesional, ponsel, maupun mata telanjang.

Gerhana bulan total selalu memikat perhatian, bukan hanya bagi para astronom dan pencinta fotografi, tetapi juga masyarakat umum yang ingin menyimpan kenangan indah lewat jepretan kamera.

Kabar baiknya, untuk memotret gerhana bulan tidak selalu dibutuhkan kamera profesional dengan lensa besar.

Smartphone atau ponsel yang kamu gunakan sehari-hari pun bisa menjadi alat ampuh menangkap pesona gerhana, asalkan tahu cara yang tepat.

Dilansir dari kanal YouTube Adacaranya, berikut beberapa tips praktis yang bisa kamu ikuti agar hasil foto gerhana bulan total terlihat lebih jernih, dramatis, dan memukau.

1. Perhatikan kondisi cuaca

Langkah pertama yang sering terlupakan adalah memperhatikan langit.

Cuaca berawan atau mendung bisa menjadi penghalang terbesar saat berburu foto bulan.

Pastikan kamu berada di lokasi dengan langit cerah agar bulan terlihat jelas.

2. Aktifkan mode manual di kamera smartphone

Kebanyakan ponsel kini sudah dilengkapi fitur manual mode atau pro mode.

Gunakan fitur ini untuk mengatur ISO serendah mungkin agar cahaya bulan tidak berlebihan.

Jangan lupa atur juga shutter speed atau lama bukaan.

Cobalah beberapa kombinasi pengaturan hingga menemukan hasil yang pas.

Kecepatan pengambilan gambar yang lebih lambat biasanya menampilkan detail bulan lebih indah.

3. Gunakan tripod agar hasilnya stabil

Gerhana bulan bukan objek yang bisa direkam dalam sekejap.

Penggunaan tripod sangat disarankan untuk mencegah gambar goyang atau kabur.

Bulan tidak selalu harus berada tepat di tengah frame.

Bermainlah dengan komposisi, sertakan siluet pohon, gedung, atau pegunungan agar foto terlihat lebih artistik.

4. Eksperimen dengan AWB dan EV

Setiap kamera ponsel memiliki karakter berbeda.

Cobalah mengatur Auto White Balance (AWB) dan Exposure Value (EV) hingga menemukan kombinasi paling sesuai dengan kondisi pencahayaan malam itu.

5. Jangan gunakan lampu flash

Flash hanya akan merusak hasil foto karena cahaya bulan sudah cukup terang.

Pastikan fitur flash selalu dalam posisi mati.

6. Gunakan aplikasi tambahan jika perlu

Jika pengaturan bawaan ponsel terasa kurang maksimal, kamu bisa mencoba aplikasi fotografi pihak ketiga yang tersedia di Play Store.

Beberapa aplikasi ini memungkinkan kontrol lebih detail terhadap kamera ponsel.

7. Hindari zoom digital

Meskipun praktis, zoom digital justru menurunkan kualitas foto.

Gunakan lensa tambahan atau aksesori telephoto khusus untuk smartphone agar hasil lebih tajam.

8. Pilih lokasi yang tepat

Carilah tempat yang cukup tinggi dan bebas dari penghalang seperti pohon atau bangunan tinggi.

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pandangan lebih luas terhadap langit malam.

9. Catat jadwal fase gerhana

Gerhana bulan total memiliki beberapa fase penting, mulai dari gerhana penumbra, sebagian, hingga puncak total.

Mengetahui jadwal tiap fase membantu kamu memotret pada momen paling tepat.

10. Simpan dalam format RAW jika tersedia

Sejumlah ponsel kini dibekali fitur penyimpanan foto dalam format RAW.

Berbeda dengan format foto biasa, RAW menyimpan data gambar secara lebih utuh sehingga memberi keleluasaan lebih besar saat penyuntingan ulang.

Dengan format ini, kualitas gambar tetap terjaga meskipun mengalami proses penyuntingan karena detail dan informasi warna tidak mudah hilang.

Itulah beberapa tips sederhana namun efektif untuk memotret gerhana bulan total pada 7-8 September 2025.

Siapkan perlengkapanmu dari sekarang, cari lokasi terbaik, dan jangan lupa nikmati momen langka ini dengan mata telanjang, bukan hanya melalui lensa kamera.***

Editor : Eli Kustiyawati
#peristiwa langit #gerhana bulan total #fenomena alam