Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Libur Nataru Usai, Pergerakan Penumpang Kereta Api Tembus 1,6 Juta

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 5 Januari 2026 | 16:08 WIB
Sejumlah penumpang kereta api di Stasiun Bogor.
Sejumlah penumpang kereta api di Stasiun Bogor.

RADAR BOGOR - Masa libur natal dan tahu baru telah selesai dan pergerakan penumpang kereta di masa tersebut terbilang tinggi. Bahkan totalnya mencapai 1,61 juta.

Data tersebut dikeluarkan langsung oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta.

Angkanya dihitung dari periode 18 Desember 2025 hingga Minggu 4 Januari 2026.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyampaikan jumlah penumpang berangkat mencapai 812.789 orang.

Angka tersebut terdiri dari 704.233 penumpang KA Jarak Jauh dan 108.566 penumpang KA Lokal.

Sementara itu, jumlah penumpang datang tercatat sebanyak 800.581 orang. Rinciannya yakni 694.262 penumpang KA Jarak Jauh dan 106.319 penumpang KA Lokal.

Franoto menyebut jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat mengalami kenaikan sekitar 10 persen.

Pada Nataru 2024/2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 736.363 orang.

“Peningkatan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan kereta api terus tumbuh,” ujar Franoto Wibowo.

Kenaikan juga terjadi pada layanan KA Lokal selama masa Angkutan Nataru. Jumlah penumpang berangkat meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama periode tersebut, tingkat keterisian tempat duduk mencapai 90 persen.

Angka ini berasal dari total kapasitas yang disediakan KAI Daop 1 Jakarta.

Puncak keberangkatan tertinggi terjadi pada 24 Desember 2025. Pada hari tersebut, jumlah penumpang mencapai 46.907 orang.

Sementara puncak kedatangan tertinggi tercatat pada 4 Januari 2026. Jumlah penumpang yang datang mencapai 47.695 orang.

Pada tanggal yang sama, total penumpang berangkat dan datang mencapai 87.137 orang. Angka tersebut menjadi yang tertinggi selama masa Angkutan Nataru.

Selama periode Nataru, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 1.732 perjalanan kereta api.

Jumlah ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.

Khusus 4 Januari 2026, jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 46.041 orang. Sementara penumpang datang mencapai 54.251 orang.

Untuk KA Jarak Jauh pada hari tersebut, penumpang berangkat mencapai 39.442 orang. Sedangkan penumpang datang tercatat sebanyak 47.695 orang.

Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun terpadat pada 4 Januari 2026. Tercatat 14.981 penumpang naik dan 14.996 penumpang turun.

Selain Pasar Senen, kepadatan juga terjadi di Stasiun Gambir, Bekasi, dan Jatinegara. Keempat stasiun tersebut mencatat volume penumpang tertinggi.

Secara kumulatif selama masa Nataru, Pasar Senen mencatat 272.321 penumpang naik dan 244.008 penumpang turun.

Disusul Stasiun Gambir dengan 222.470 penumpang naik dan 210.972 penumpang turun.

Stasiun Bekasi berada di posisi berikutnya dengan 101.836 penumpang naik dan 102.483 penumpang turun. Ketiganya menjadi stasiun tersibuk di wilayah Daop 1 Jakarta.

Untuk layanan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi, pada 4 Januari tercatat 6.599 penumpang naik. Sementara jumlah penumpang turun mencapai 6.556 orang.

Secara kumulatif, KA Lokal melayani 108.566 penumpang naik dan 106.319 penumpang turun. Tiga stasiun tersibuk yakni Sukabumi, Bogor Paledang, dan Cibadak.

Program diskon tarif juga disambut positif oleh masyarakat. Tiket Diskon Transportasi 30 persen terjual sebanyak 364 ribu tiket.

Sementara tiket program YES DEAL dengan diskon 25 persen terjual sebanyak 19 ribu tiket. Program ini dinilai efektif meningkatkan minat penumpang.

Franoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan. Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 berjalan aman dan lancar.

“Keberhasilan tersebut juga didukung sinergi berbagai pihak. Mulai dari TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, hingga rekan media sekalian,” pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#libur natal #penumpang kereta api #stasiun bogor