RADAR BOGOR - Polemik yang menimpa Gubernur Kalimantan Timur mesti jadi pembelajaran serius. Seluruh pemerintah daerah diminta tidak berlebihan saat belanja mobil dinas.
Permintaan itu bahkan diutarakan langsung oleh Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Ia juga mengaku sudah menegur Gubernur Kaltim terkait polemik mobil dinas.
“Pak Menteri juga langsung menyampaikan teguran kepada Gubernur Kaltim agar kiranya beliau mengkaji ulang soal pembelian mobil dinas menyesuaikan kembali dengan prinsip efisiensi,” jelas Bima.
Bima menegaskan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) memang telah mengatur soal pengadaan mobil dinas. Namun aturan tersebut hanya bicara soal spesifikasi teknis.
“Seperti berapa ribu CC, kemudian kapasitas mesinnya. Tidak mengatur spesifik tentang harga kendaraannya,” ujar Bima pada awak media.
Seluruh pemerintah daerah juga mesti mengacu pada aturan tersebut. Belanja mobil dinas mesti mengedepankan asas kebermanfaatan dan asas esfisiensi.
“Jadi diminta untuk tidak berlebihan dan tentu tetap berpegangan pada prinsip effisiensi. Tetap mengacu juga pada asas kebermanfaatan, dengan harga yang wajar,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin