Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Jamin Stok Pangan, BBM, dan LPG Aman

Eka Rahmawati • Rabu, 4 Maret 2026 | 21:27 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menyampaikan keterangan kepada wartawan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menyampaikan keterangan kepada wartawan.

RADAR BOGOR - Pemerintah menyatakan bahwa persediaan bahan pangan serta pasokan energi nasional berada dalam kondisi stabil dan mencukupi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.

Saat ini, perhatian utama pemerintah diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran sekaligus memastikan harga tetap terkendali agar tidak memberatkan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis guna menjamin kecukupan pasokan sekaligus menjaga kestabilan harga menjelang momentum Lebaran.

Dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 4 Maret 2026 pria yang akrab disapa Zulhas tersebut menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang tetap terjangkau selama periode hari raya.

Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dampingi Presiden Prabowo dalam Kunjungan ke Museum Nasional Indonesia

Sebagai bentuk implementasi kebijakan, Zulhas mengungkapkan dirinya melakukan kunjungan langsung ke sejumlah daerah untuk memantau distribusi barang serta mengambil tindakan cepat apabila terjadi lonjakan harga di lapangan.

Ia juga meminta pemerintah daerah, termasuk para bupati dan wali kota, untuk mengadakan bazar murah maupun operasi pasar guna membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Saya juga sudah minta untuk keliling Indonesia, ke daerah-daerah, bertemu bupati dan wali kota agar menggelar bazar atau operasi pasar,” ujar Zulhas dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Lebih lanjut, pemerintah daerah diberikan ruang untuk melakukan intervensi harga melalui pemanfaatan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT), yang dapat dialokasikan sebagai subsidi distribusi maupun subsidi harga barang.

Baca Juga: Jemaah Umrah Diminta Tunda Keberangkatan Imbas Konflik di Timur Tengah, Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji Tetap Berjalan

Di sektor energi, pemerintah memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman sehingga kebutuhan masyarakat selama periode Idulfitri dapat terpenuhi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan kepastian tersebut setelah mengikuti rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN). Ia menegaskan bahwa stok energi nasional telah diantisipasi dengan baik menjelang hari raya.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG, meskipun kondisi geopolitik global, termasuk dinamika di kawasan Iran dan Israel, masih memengaruhi pasar energi dunia.

Terkait kebijakan harga, Bahlil memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga perayaan Idulfitri berlangsung, meskipun harga minyak mentah dunia mengalami tekanan akibat konflik internasional.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tetap dipertahankan sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Sementara itu, harga BBM non-subsidi tetap akan disesuaikan mengikuti mekanisme pasar sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM tahun 2022.

Pemerintah juga akan memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga hingga masa libur Lebaran berakhir, guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat tanpa hambatan akibat ketersediaan pangan maupun energi.

Editor : Eka Rahmawati
#lpg #bbm #lebaran