RADAR BOGOR - Dukungan terhadap kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemenkomdigi) yang melarang anak di bawah usia 16 tahun bermain game Roblox dan media sosial datang dari Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) DKI Jakarta.
Melalui Wakil Ketua Bidang Keagamaan PD AMPG DKI Jakarta Imam Maksum Amrullah memberi apresiasi tinggi kepada Menkomdigi Meutya Hafid, atas langkah tegas dan strategisnya dalam menerbitkan peraturan soal pembatasan anak main game Roblox hingga sosial media.
PD AMPG DKI Jakarta memandang, kebijakan pembatasan game Roblox dan sosial media untuk anak tersebut, bukanlah sekadar regulasi teknis, melainkan sebuah manifestasi nyata dari tanggung jawab moral dan kebangsaan.
“Kami membutuhkan generasi yang sehat secara mental dan spiritual. Ruang digital yang bersih dan sehat adalah syarat mutlak bagi pertumbuhan karakter ‘Profil Pelajar Pancasila’ yang berakhlak mulia,” tegas dia.
Imam memandang konten dan aplikasi yang bersifat adiktif telah menjadi wabah yang merusak tatanan sosial dan produktivitas pemuda khususnya anak-anak di bawah umur.
Langkah pemerintah melalui Kemenkomdigi RI dalam membatasi akses ini adalah bentuk preventif yang jauh lebih berharga daripada mengobati kerusakan mental yang sudah terjadi.
Baca Juga: Lewat Pleno Tertutup, Ferry Buchori Muslim Didapuk Jadi Ketua KPU Kota Bogor
“Kami menilai keputusan ini sangat tepat dan progresif. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam ruang privat keluarga untuk memastikan masa depan anak yang lebih baik.”
“Menjaga anak-anak Indonesia dari polusi digital adalah jihad masa kini untuk menyelamatkan peradaban bangsa. Kami pun menginstruksikan para kader muda untuk turut mensosialisasikan pentingnya penggunaan internet sehat di lingkungan masyarakat Jakarta,” tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga