Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

THR Numpang Lewat? Ini Tips Self-Control Agar Dompet Nggak Kena Mental di Minggu Ketiga Puasa

Yosep Awaludin • Kamis, 12 Maret 2026 | 09:00 WIB

Ilustrasi uang THR.
Ilustrasi uang THR.

RADAR BOGOR – Menjelang akhir Ramadhan, banyak pekerja mulai menerima Tunjangan Hari Raya atau THR.

THR ini sering dianggap sebagai bonus yang bisa langsung dibelanjakan untuk berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari belanja pakaian baru, hampers, hingga persiapan mudik.

Namun tanpa pengelolaan yang baik, tidak sedikit orang yang justru mendapati THR habis bahkan sebelum Hari Raya tiba.

Padahal, THR sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan penting, bukan hanya belanja konsumtif.

Karena itu, kemampuan mengendalikan diri atau self-control dalam mengatur pengeluaran menjadi hal yang penting agar kondisi keuangan tetap stabil hingga setelah Lebaran.

Berdasarkan informasi dari Website Otoritas Jasa Keuangan/@ojk.go.id, salah satu langkah utama dalam mengelola keuangan adalah membuat perencanaan pengeluaran terlebih dahulu.

Dengan menyusun daftar kebutuhan dan menentukan prioritas, seseorang dapat menghindari pembelian karena keinginan sesaat yang sering terjadi saat momen Ramadhan dan menjelang Lebaran.

OJK juga menyarankan agar dana tambahan seperti THR tidak langsung dihabiskan. Sebaiknya, sebagian dana dialokasikan untuk kebutuhan utama.

Seperti pembayaran kewajiban, tabungan, hingga dana darurat agar kondisi keuangan tetap terjaga setelah periode libur Lebaran berakhir.

Selain itu dari website Bank Indonesia/@bi.go.id, juga mengingatkan pentingnya menerapkan pengelolaan keuangan yang bijak, terutama saat terjadi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Mengatur anggaran secara disiplin dapat membantu masyarakat menghindari pengeluaran berlebihan yang berpotensi mengganggu stabilitas keuangan pribadi.

Agar THR tidak cepat habis, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali.

1. Buat daftar kebutuhan Lebaran sejak awal

Menentukan kebutuhan yang benar-benar penting dapat membantu menghindari pengeluaran yang tidak perlu. Misalnya, memprioritaskan biaya mudik, kebutuhan makanan, serta kebutuhan keluarga.

2. Pisahkan THR sesuai pos pengeluaran

Membagi dana THR ke beberapa kategori seperti kebutuhan Lebaran, tabungan, sedekah, dan kebutuhan darurat dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkontrol.

3. Hindari belanja impulsif

Diskon besar menjelang Lebaran sering memicu keinginan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Karena itu, penting untuk menahan diri dan tetap berpegang pada rencana anggaran yang telah dibuat.

4. Sisihkan sebagian untuk tabungan

Menyisihkan sebagian THR untuk tabungan atau dana darurat bisa menjadi langkah bijak agar kondisi keuangan tetap aman setelah Lebaran.

5. Gunakan pembayaran secara bijak

Penggunaan kartu kredit atau layanan paylater tanpa perhitungan yang matang dapat menimbulkan beban finansial di bulan berikutnya. Karena itu, sebaiknya tetap menyesuaikan pengeluaran dengan kemampuan keuangan.

Selain membantu menjaga kondisi finansial tetap sehat, pengelolaan THR yang baik juga dapat membuat momen Lebaran terasa lebih tenang tanpa harus khawatir dengan kondisi keuangan setelahnya.

Dengan perencanaan yang matang dan kemampuan mengontrol pengeluaran, dana THR tidak hanya habis untuk konsumsi sesaat, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kondisi keuangan. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#lebaran #thr #mudik