Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pantau Mudik Lebaran 2026, Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Sudah Dirasakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Yosep Awaludin • Kamis, 19 Maret 2026 | 11:00 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi saat berdialog dengan penumpang di Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno -Hatta
Menhub Dudy Purwagandhi saat berdialog dengan penumpang di Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno -Hatta

RADAR BOGOR - Menhub Dudy Purwagandhi, meninjau langsung kondisi arus mudik Lebaran di Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno - Hatta.

Peninjauan ini dilakukan Menhub untuk memastikan kelancaran layanan penerbangan pada mudik Lebaran 2026 sekaligus mengecek efektivitas kebijakan diskon tiket pesawat yang diberikan pemerintah.

Berdasarkan informasi dari Website @dephub.go.id, Menhub menyampaikan bahwa dirinya sempat berdialog dengan sejumlah penumpang untuk memastikan stimulus potongan harga tiket yang diinstruksikan pemerintah telah diterima dengan baik.

Ia menilai secara umum kebijakan tersebut sudah dirasakan masyarakat, bahkan sebagian penumpang bisa mendapatkan potongan hingga sekitar 20 persen jika melakukan pemesanan lebih awal.

Pemerintah sendiri memberikan sejumlah insentif untuk menekan harga tiket pesawat selama periode mudik.

Kebijakan tersebut meliputi PPN tiket yang ditanggung pemerintah sehingga menurunkan harga hingga sekitar 11 persen, penurunan fuel surcharge, diskon 50 persen airport tax (PJP2U).

Kemudian diskon 50 persen biaya layanan bandara untuk maskapai (PJP4U), serta potongan tarif PNBP jasa kebandarudaraan. Selain itu, terdapat pula penurunan harga avtur sekitar 10 persen di puluhan bandara.

Dengan kombinasi berbagai kebijakan tersebut, harga tiket pesawat domestik diperkirakan turun sekitar 17 hingga 18 persen untuk periode keberangkatan 14 hingga 29 Maret 2026.

Namun demikian, Menhub melihat masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait penjualan tiket melalui online travel agent (OTA).

Ia menyoroti bahwa harga tiket di platform OTA terkadang terlihat lebih mahal karena opsi perjalanan yang ditampilkan mencakup rute transit.

Sehingga merupakan gabungan dari beberapa penerbangan. Hal ini dinilai dapat membuat manfaat diskon tidak terasa maksimal bagi masyarakat.

Ke depan, Kementerian Perhubungan berencana berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai dan Kementerian Pariwisata yang membawahi agen perjalanan, agar kebijakan ini dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Secara keseluruhan, kondisi arus mudik melalui jalur udara dinilai masih terkendali. Ketepatan waktu penerbangan relatif baik meskipun masih terdapat sedikit keterlambatan.

Selain itu, antrean check-in di bandara juga terpantau kondusif tanpa adanya penumpukan penumpang yang signifikan. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#Dudy Purwagandhi #Bandara Soekarno - Hatta #menhub