Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Operator Transportasi Diminta Siaga, Kemenhub Fokuskan Keselamatan Arus Balik Lebaran 2026

Yosep Awaludin • Kamis, 26 Maret 2026 | 08:20 WIB

Suasana arus balik Lebaran 2026.
Suasana arus balik Lebaran 2026.

RADAR BOGOR – Kementerian Perhubungan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 berjalan aman dan terkendali.

Berdasarkan informasi melalui Website @dephub.go.id, dalam menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode arus balik, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama.

Ia menyampaikan bahwa seluruh operator transportasi diminta untuk memastikan armada dalam kondisi laik operasi, mematuhi standar keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di sepanjang perjalanan.

Selain itu, Menhub juga mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya awak kendaraan.

Kondisi fisik dan kesehatan pengemudi disebut harus tetap prima agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan akibat kelelahan, Kementerian Perhubungan menekankan agar operator mematuhi ketentuan waktu kerja dan waktu istirahat pengemudi.

Pengemudi diimbau untuk tidak memaksakan diri saat lelah, beristirahat secara cukup sesuai regulasi, serta memanfaatkan rest area yang telah disediakan.

Untuk perjalanan jarak jauh, operator juga diwajibkan menyiapkan pengemudi cadangan, khususnya pada perjalanan dengan durasi lebih dari delapan jam.

Selain itu, pengemudi diharuskan beristirahat minimal satu jam sebelum melanjutkan perjalanan guna memastikan adanya pergantian pengemudi secara berkala dan menjaga kondisi tetap optimal selama perjalanan.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap keselamatan, Kementerian Perhubungan telah melakukan rampcheck dan inspeksi secara masif di seluruh moda transportasi.

Hingga 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 60.946 kendaraan umum moda darat telah diperiksa, serta 836 kapal telah menjalani uji kelaiklautan.

Pada angkutan penyeberangan, sebanyak 232 kapal telah diperiksa dengan tingkat kelayakan mencapai 91,34 persen.

Sementara itu, pada sektor transportasi udara, sebanyak 372 armada pesawat dinyatakan dalam kondisi laik operasi dari total 564 unit atau sekitar 65,9 persen.

Di sektor perkeretaapian, sebanyak 3.679 sarana telah menjalani rampcheck dengan tingkat kelaikan mencapai 99,78 persen.

Data tersebut menunjukkan kesiapan sarana transportasi dalam mendukung kelancaran arus balik dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk aktif memantau informasi terkini terkait kondisi arus balik melalui kanal resmi pemerintah, termasuk perkembangan lalu lintas dan operasional transportasi di berbagai titik simpul perjalanan.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG sebagai acuan dalam merencanakan perjalanan, guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Dengan adanya kolaborasi yang baik antara pemerintah, operator, dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#arus balik #kementerian perhubungan #mobilitas masyarakat