Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wikimedia Commons Dilaporkan Telah Diblokir oleh Pemerintah, Akses Pendukung Terganggu

Yosep Awaludin • Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:20 WIB

Ilustrasi Akses Wikimedia Commons yang diblokir pemerintah.
Ilustrasi Akses Wikimedia Commons yang diblokir pemerintah.

RADAR BOGOR – Akses terhadap situs Wikimedia Commons dilaporkan telah diblokir oleh pemerintah per 25 Maret 2026.

Informasi pemblokiran Wikimedia Commons tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi komunitas Wikipedia Bahasa Indonesia.

Dalam keterangannya, disebutkan bahwa Wikimedia Commons tidak dapat diakses sejak tanggal tersebut.

"Per tanggal 25 Maret 2026, situs web Wikimedia Commons telah diblokir," demikian bunyi pernyataan yang disampaikan kepada para pengguna.

Wikimedia Commons sendiri merupakan platform penyimpanan berbagai berkas seperti foto dan video berlisensi bebas yang digunakan secara luas dalam proyek Wikipedia dan ekosistem Wikimedia lainnya.

Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan, situs ini juga menjadi sumber utama bagi editor maupun masyarakat umum dalam mencari, mengunggah, serta menggunakan konten bebas lisensi.

Dikutip dari unggahan Instagram @btgfeed, pemblokiran ini turut berdampak pada akses berbagai konten visual yang selama ini terintegrasi dengan Wikipedia.

Namun hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut dari pihak pemerintah terkait alasan pemblokiran tersebut.

Sebelumnya, akses ke layanan Wikimedia sempat mengalami pembatasan terbatas, khususnya pada sistem login.

Hal ini berkaitan dengan proses pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang harus dipenuhi oleh pihak pengelola.

Pihak Wikipedia juga menyampaikan bahwa informasi lanjutan terkait perkembangan situasi ini akan diumumkan secara berkala kepada publik.

Pemblokiran ini pun menjadi perhatian, mengingat peran Wikimedia Commons yang cukup vital dalam mendukung penyediaan informasi visual bebas lisensi yang digunakan secara luas oleh berbagai kalangan. (Fadhil/Polimedia)

Editor : Yosep Awaludin
#diblokir #wikimedia commons #pemerintah