RADAR BOGOR - Dua wakil Indonesia di final China Masters 2024 belum mampu meraih gelar juara.
Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Denmark Anders Antonsen (15-21, 13-21) saat berlaga di Shenzhen Arena, Guangdong, Minggu (24/11).
Sedangkan, ganda putra Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfahani ditekuk duo Korea Selatan Jin Yong/Seo Seung Jae (16-21, 16-21).
Namun, kegagalan di final tetap disyukuri dua wakil.
"Sekali lagi sampai di final saja tidak cukup, tapi secara keseluruhan penampilan saya minggu ini cukup baik," ungkap Jojo-sapaan Jonatan
Jojo selalu memetik pembelajaran dari event yang diikuti.
Dia mencontohkan saat di Kumamoto Masters pekan sebelumnya, Jojo hampir menang di semifinal dengan keunggulan 17-10 di set ketiga melawan atlet Malaysia Leong Jun Hao, namun akhirnya takluk.
"Belajar lagi sehingga bisa masuk ke final di sini (China Masters). Tapi dari hari ini (kemarin) saya juga belajar lagi, permainan tadi sangat di bawah performa terbaik saya," aku Jojo.
Sabar juga mensyukuri bisa mencapai final Super 750 pertamanya.
"Walau hasilnya belum seperti yang diharapkan. Mohon maaf belum berhasil juara. Tapi kami sudah mencoba yang terbaik. Semoga ke depan kami bisa terus konsisten dan meraih hasil yang lebih baik," katanya.
Karena keberhasilan mencapai babak akhir China Masters ini menjadi kunci bagi Bara Api -akronim Sabar Karyaman/Reza Pahlevi tembus World Tour Finals (WTF).
Karenanya, sebelum ke WTF, mereka mau fokus pengembalian kondisi.
"Ada rasa tidak enak di bahu saya setelah semifinal, Reza juga ada sedikit tidak baik di kaki dan pinggang," ucap Sabar. (raf/bas)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim