RADAR BOGOR – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bogor menargetkan raihan 20 medali emas pada ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Target tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar NPCI Kota Bogor di Aula Serbaguna DPRD Kota Bogor, Senin, 16 Maret 2026.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bogor, Agus Hermawan mengatakan, target tersebut dipatok setelah mempertimbangkan perkembangan latihan para atlet serta potensi dari sejumlah cabang olahraga.
“Insyaallah kami menargetkan 20 medali emas pada Peparda 2026 yang akan dilaksanakan November mendatang. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Selain menjalani latihan rutin, beberapa atlet juga telah mengikuti try out maupun try in untuk mengukur kemampuan sebelum bertanding di ajang resmi.
Setelah Lebaran nanti, NPCI Kota Bogor juga akan menggelar program pemusatan latihan atau training center (TC) selama enam bulan penuh guna memaksimalkan kesiapan atlet.
“Persiapan terus berjalan. Kami juga terus menerima laporan perkembangan dari para pelatih. Setelah Lebaran, insyaallah akan dilaksanakan TC selama enam bulan,” katanya.
Menurut Agus, salah satu cabang olahraga yang menjadi andalan untuk menyumbang medali emas adalah atletik. Pasalnya, sejumlah atlet NPCI Kota Bogor telah memiliki rekam jejak prestasi hingga tingkat nasional.
“Di cabang atletik, atlet kita sudah memiliki pengalaman dan prestasi yang cukup baik, bahkan ada yang sudah mencapai tingkat nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana mengapresiasi semangat serta kekompakan keluarga besar NPCI Kota Bogor dalam membangun organisasi sekaligus mempersiapkan atlet menuju Peparda 2026.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam sebuah organisasi tidak hanya soal menjalankan program latihan, tetapi juga menjaga silaturahmi dan rasa kekeluargaan di antara para anggota.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, NPCI mampu terus menghidupkan organisasinya, kegiatan seperti buka puasa bersama ini menjadi cara yang baik untuk menumbuhkan rasa cinta dan kekompakan,” kata Anas.
Anas menilai keberanian NPCI Kota Bogor memasang target 20 medali emas menunjukkan bahwa perhitungan dan persiapan telah dilakukan secara matang.
Menurut Anas NPCI Kota Bogor tampaknya sudah memperhitungkan dari mana saja 20 medali emas itu akan didapatkan dan jika target tercapai, Pemerintah Kota Bogor sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi.(uma)
Editor : Eka Rahmawati