
RADAR BOGOR - Takaran oli mesin motor, sering kali dianggap sebagai angka yang tidak boleh diganggu.
Pemilik kendaraan, tinggal mengikuti kapasitas yang tercantum dalam buku manual, lalu menggantinya sesuai jadwal.
Namun, di lapangan muncul pertanyaan lain, bagaimana jika oli mesin diisi sedikit lebih banyak dari kapasitas standar pabrik?
Pertanyaan tersebut bukan tanpa alasan.
Ada motor yang mengalami konsumsi oli cukup tinggi, kendaraan yang digunakan untuk bekerja sepanjang hari, hingga motor yang sudah berusia cukup tua.
Kondisi seperti itu membuat sebagian pemilik memilih menambahkan oli sekitar 100–200 mililiter dari kapasitas normal.
Lantas, apakah langkah tersebut aman untuk mesin?
Kapasitas Oli Sudah Diperhitungkan Pabrikan
Mekanik bengkel Room Technology, Oki mengatakan, setiap sepeda motor memiliki kapasitas oli berbeda.
Jumlahnya disesuaikan dengan konstruksi mesin, kapasitas bak oli, serta kebutuhan sistem pelumasan.
Karena itu, angka yang tercantum dalam buku manual seharusnya menjadi patokan pertama ketika melakukan penggantian oli.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




