
RADAR BOGOR - Pemilik mobil perlu rutin merawat ban karena komponen ini menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.
Mengutip dari kanal YouTube Roda Kencana Ban, pemeriksaan sederhana sebelum perjalanan dan secara berkala dapat membantu menjaga usia ban, kenyamanan berkendara, serta mengurangi risiko kerusakan yang tidak disadari.
1. Cek Tekanan Saat Ban Masih Dingin
Pemeriksaan tekanan angin sebaiknya dilakukan ketika ban masih dingin, misalnya sebelum mobil digunakan atau setelah kendaraan berhenti cukup lama. Tekanan ban bisa meningkat ketika ban panas setelah digunakan.
Jangan menggunakan patokan tekanan yang sama untuk semua mobil. Ikuti rekomendasi pabrikan yang biasanya tercantum pada buku manual kendaraan atau informasi yang tersedia pada mobil.
2. Jangan Menunggu Ban Terlihat Kempes
Ban yang kekurangan beberapa PSI belum tentu terlihat kempes dari luar. Namun, tekanan yang terlalu rendah dapat membuat dinding ban bekerja lebih berat dan meningkatkan temperatur ban.
Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan hambatan gulir dan mempercepat keausan pada bagian bahu ban.
Karena itu, tekanan ban sebaiknya diperiksa secara rutin setiap beberapa minggu atau sebelum perjalanan jauh.
Jika salah satu ban lebih cepat kehilangan tekanan dibandingkan ban lainnya, jangan hanya menambahkan angin. Periksa kemungkinan adanya kebocoran dari ban, pentil, atau pelek.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




